Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno mengajak seluruh kader untuk terus menggerakkan mesin partai dengan turun ke masyarakat menyerap aspirasi terutama berkaitan dengan tantangan ekonomi masyarakat.
“Bismillah dengan target dan slogan kita harga murah, kerja mudah, hidup berkah dan pilih Kabah serta slogan PPP di Banten ‘Tulung Weh’ yang berarti kita butuh di tolong oleh seluruh pihak, jadi kami fokus ke pemenangan pemilu 2024,” kata Sandiaga Uno dikutip Liberte Suara, Senin (21/8/2023).
Sandiaga juga mengajak seluruh kader dan bakal caleg menggunakan sosial media untuk menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semua harus mempunyai sosial media seperti Instragram, TikTok, YouTube dan lain sebagainya untuk memperkuat pemenangan kita di pemilu 2024,” ucap Sandiaga menambahkan.
Menteri Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif ini menyerukan kepada para UMKM, Produsen sarung membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Jadi bukan para santri yang bersarung tapi seluruh kader PPP pun ikut bersarung kita besarkan Industri tersebut untuk membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya,” pungkas Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena