Suara.com - Bagi lelaki yang sehat, ereksi pada pagi hari merupakan hal normal yang sering mereka alami. Biasanya ereksi terjadi saat mereka terlelap sehingga tak jarang pria terbangun dengan penis masih dalam keadaan tegang.
Sayangnya Mr P yang 'bangun' ini kerap membuat bingung lelaki yang harus menjalankan aktivitasnya di pagi hari. Lantas apa yang harus mereka lakukan?
Menurut dokter Heru Oentoeng, M selaku spesialis Andrologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, penis yang tegang memang sebaiknya jangan dulu dimasukkan ke dalam celana. Hal ini tentunya bisa membuat lelaki merasa kesakitan.
"Kalau dalam kondisi tegang lalu dimasukkan ke dalam celana lalu diresleting ya sakit. Namanya penyiksaan, bayangkan saja timun dibengkokkan," kata dokter Heru dalam sesi Journalist Class bertajuk "Papa Keras Mama Puas Hidup Berkualitas" yang dihelat Pfizer Indonesia di Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Lebih lanjut, Dokter Heru menganjurkam agar lelaki terlebih dahulu menjinakkan kondisi Mr P-nya yang sedang 'bangun' agar bisa leluasa saat beraktivitas di pagi hari.
Pertama, jika ereksi di pagi hari dipengaruhi oleh keinginan berkemih, dokter Heru menganjurkan agar urin dikeluarkan lebih dahulu. Namun jika ereksi di pagi hari dirasa konstan dan si lelaki sudah memiliki pasangan, tak ada salahnya jika kondisi ini dimanfaatkan untuk menikmatinya bersama pasangan.
"Kalau ada pasangan ya tak ada salahnya dimanfaatkan. Lakukan quickie sex jika pasangan mau, toh bisa sama-sama menikmati," imbuhnya.
Baca juga:
Mau Tahu Kota-kota di Eropa Surganya Minuman?
Ingin Keliling Dunia? Baca Dulu Buku Ini
Federer akan Ditantang Nishikori di Babak Ketiga Prancis Terbuka
Berita Terkait
-
Kulit Penis Kering? Kenali 5 Penyebab dan Solusinya
-
Roy Suryo Sebut Mr. P, Inikah Sosok Misterius Pembuat Ijazah Jokowi yang Melapor ke Polisi Dini Hari
-
Ternyata Ini Sosok Mr. P! Diduga Otak di Balik Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Tunjukkan Bukti Kuat
-
Penis Pria Paruh Baya Bengkok dan Memar Usai Berhubungan Seks, Ini Penjelasan Dokter
-
Foto Penis Pasien yang Koma, Dokter di Australia Didenda Hingga Ratusan Juta
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bukan Cuma yang Viral, Alyssa Daguise Beberkan Rahasia Pilih Skincare yang Aman untuk Baby Soleil
-
BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027