Suara.com - Chef legendaris Sisca Soewitomo memang telah berhasil menciptakan ribuan resep berbagai jenis masakan, baik chinese food, seafood, western food, masakan asli Indonesia, sajian minuman, lauk pauk rumah, hingga masakan sehat.
Melalui laman instagramnya @sisca.soewitomo membuat publik bertanya-tanya arti gantung panci yang dilakukannya. Unggahan ini menyiratkan ia seolah berencana menyudahi karirnya sebagai chef.
"Sahabat-sahabatku tercinta, setelah puluhan tahun saya di dunia kuliner dan ribuan resep yang sudah saya ciptakan, ini mungkin saat yang tepat untuk gantung panci," tulis Sisca dikutip suara.com, Rabu (5/8/2020).
Mengenang kembali perjalanan racikan resep tangan dingin perempuan berusia 71 tahun itu. Berikut 5 resep masakan sehat rendah lemak, karena mengandung sedikit minyak.
Ditulis berdasarkan buku resep 'Resep Lauk Favorit Minim Minyak ala Sisca Soewitomo', terbitan Gramedia tahun 2012.
1. SATE AYAM BUMBU KUNYIT (5 porsi)
Kandungan gizi per 1 porsi:
- Lemak 28,1 gram, kolesterol 47,4 milligram.
Bahan-bahan :
- 500 gram daging ayam potong dadu
- 2 sendok makan air asam jawa
- 5 sendok makan kecap manis
- 3 sendok makan minyak goreng
Bumbu yang dihaluskan :
Baca Juga: Sisca Soewitomo Pamit dari Dunia Kuliner, Catat Resep Sayuran Kuah Kuning
- 8 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 sendok teh ketumbar, sangrai
- 1/2 sendok teh jintan, sangrai
- 5 cm kunyit bakar
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh merica butiran
Bumbu Kacang :
- 150 gram kacang tanah, goreng dan haluskan
- 2 buah cabai merah besar, haluskan
- 2 buah cabai rawit merah, haluskan
- 100 ml air panas
- 1/2 sendok teh garam
- 5 sendok makan kecap manis
Pelengkap :
- Irisan bawang merah, irisan cabai rawit, dan jeruk limau, tusukan sate secukupnya.
Cara membuat :
- Campur daging ayam dengan bumbu yang dihaluskan, air asam jawa, kecap manis dan minyak aduk rata dan diamkan selama 1 jam hingga bumbu meresap.
- Ambil tusukan sate tusuk, tusuk dengan 4 hingga 5 daging ayam.
- Bumbu kacang yang telah dihaluskan dengan cabai halus, tambahkan air garam, aduk rata dan didihkan.
- Siapkan bara api dan panggang sate hingga matang dan berwarna kecoklatan. Angkat.
- Sajikan sate selagi hangat dengan bumbu sate, tambahkan irisan bawang merah, cabai rawit, kecap manis dan air jeruk limau.
2. TUMIS TEMPE UDANG BUNCIS (5 porsi)
Kandungan gizi per porsi:
- Lemak 9,0 gram, kolesterol 62,4 milligram.
Bahan-bahan :
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?