Suara.com - Entah karena kesibukan kerja, atau kelelahan dalam mengasuh anak, menjaga agar agairah seks tetap hidup bisa jadi sangat menantang.
Sekarang para ilmuwan telah mengungkapkan pembunuh gairah yang sebenarnya. Menariknya selingkuh bukanlah daftar teratas.
Dilansir dari The Sun, psikolog menyelidiki kehidupan seks ratusan sukarelawan untuk menemukan mengapa kehidupan seks mereka menyusut. Di bagian atas daftar adalah "kurangnya antusiasme.
Ini diikuti oleh kurangnya waktu dan ruang, dengan pasangan yang melaporkan merasa "tertekan" oleh bagian mereka yang lain. Demikian menurut jurnal Evolutionary Psychology.
Sementara itu, pembunuh suasana hati terbesar ketiga adalah jadwal kerja yang padat, dan mungkin "seks yang buruk" yang paling menyinggung.
Profesor Meneleos Apostolou dari Universitas Nicosia, Siprus, yang melakukan survei tersebut, mengatakan penting untuk mengidentifikasi mengapa kehidupan seks memudar.
“Kesulitan dalam menjaga hubungan intim berpotensi menyebabkan penderitaan emosional yang cukup besar bagi orang-orang.
“Mengidentifikasi kesulitan ini adalah langkah pertama untuk mengatasinya dan meningkatkan kesejahteraan emosional orang.”
Sebelumnya, ada banyak hal yang dapat mengganggu pengalaman seks malam pertama Anda. Beberapa di antaranya ialah.
Baca Juga: Lecehkan Seksual Pasien Covid-19 di RS, Perawat Pria Ini Ditangkap
1. Harapan yang tidak realistis
Mengingat banyak orang mendengar dan belajar banyak tentang seks dari teman atau orang terdekat atau melalui materi eksternal seperti majalah, film, porno, ada banyak harapan tidak realistis yang berkembang di benak seorang orang.
Hal ini pada gilirannya menghasilkan banyak kekecewaan pada malam pertama seks. Meskipun kemampuan untuk berhubungan seks berbeda dari satu orang ke orang lain, membangun ekspektasi berdasarkan pengalaman seksual orang lain benar-benar dapat merusak perjalanan seksual Anda.
2. Keraguan diri dan ketidakamanan tubuh
Seks malam pertama selalu menakutkan karena ada rangkaian momen meragukan dan ketidakamanan tubuh yang mengintai dari waktu ke waktu.
Seseorang selalu sadar akan diri mereka sendiri dan bukannya menikmati prosesnya, mereka hanya fokus untuk tampil rapi.
3. Kecemasan
Ini adalah malam pertama bersama pasangan Anda dan satu-satunya hal wajar yang bisa Anda rasakan adalah kecemasan. Menjadi cemas adalah fenomena yang sepenuhnya alami, terutama jika hal itu melibatkan pengalaman yang menegangkan namun menegangkan seperti seks.
Tetapi ini juga dapat merusak waktu Anda bersama pasangan karena Anda lebih mengkhawatirkan kinerja Anda daripada menikmatinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
Jakarta Baru Punya 5,31 Persen Ruang Terbuka Hijau: Mengapa Warga Turun Tangan Kawal Taman Kota?
-
4 Parfum Evangeline Best Seller di Shopee, Wanginya Bikin Susah Pindah ke Parfum Lain
-
5 Rekomendasi Sunscreen SPF 30 untuk Dipakai Indoor, Ringan dan Harga Terjangkau
-
3 Lipstik Viva Cosmetics Paling Laris di Shopee Menurut Ulasan dan Harganya
-
4 Sepatu Lari Super Trainer Pesaing Adidas Adizero Evo SL, Terbaik Buat Jarak Jauh
-
Saat Pakaian Lama Punya Hidup Baru: Inspirasi Fashion Berkelanjutan dari Uniqlo
-
Membaca Jakarta dari Ruang Hijau: Catatan Sehari Bersama Ayo ke Taman
-
Banyak Ibu Mengalaminya, Ini Kisah Bangkit dari Kerontokan Rambut Pascapersalinan