Suara.com - Pencabutan penguncian alias lockdown di Inggris oleh Perdana Menteri Boris Johnson mendapat sambutan baik dari masyarakat.
Dilansir ANTARA, sejumlah kafe, restoran, dan pertokoan kembali mulai ramai dipadati pengunjung dua pekan setelah lockdown dicabut.
Queen Elisabeth Garden, taman yang berlokasi di tengah kota Salisbury, terlihat ramai dikunjungi wisatawan.
Sebagian warga berjemur dengan rebahan dan membaca buku, sebagian lain bercengkerama bersama keluarga dengan membakar makanan dan daging (barbeque) untuk disantap bersama.
Sementara, anak-anak bermain di Sungai Avon yang membelah taman.
Jenny, warga berusia 72 tahun yang bermukim di Salisbury, mengatakan bahwa dalam pekan ini banyak wisatawan mulai berkunjung ke kotanya.
"Iya, setelah lockdown dibuka, banyak orang yang berkunjung ke kota ini. Saya menikmati suasana yang mulai agak ramai, memang agak sibuk dan terlihat penuh orang, tapi saya senang. Kota ini memang cocok untuk bertamasya, sangat bersih dan suasana tenang, jadi kita bisa rileks," katanya kepada ANTARA, baru-baru ini.
Jenny adalah perempuan yang masih aktif menikmati aktivitas sosial dengan membantu anak-anak yang membutuhkan di sejumlah negara dunia ketiga.
Di Salisbury, Catedral Church of the Blessed Virgin Mary, terlihat mulai dipadati wisatawan.
Baca Juga: Kala Boris Johnson Sebut Lebih Baik Lihat Mayat Daripada Lockdown
Sebagian dari mereka berjemur di lapangan luas di depan katedral, sebagian lagi menikmati ornamen-ornamen yang berada di dinding bangunan katedral.
Dibangun pada tahun 1220 Masehi, katedral ini dirancang oleh arsitek Richard Poore, Elias of Dereham, James Wyatt dan George Gilbert Scott.
Katedral Salisbury dan Queen Elisabeth Garden merupakan kawasan yang menjadi tempat tujuan wisata di kota yang bersebelahan dengan Bemerton, Britford dan Netherhampton.
Sementara di Kota Eastleigh Hampshire, sejumlah pertokoan semisal Poundland, Sainsbury, dan beberapa toko amal, juga ramai dikunjungi pembeli. Beberapa restoran dan kafe juga menyediakan ruang terbuka khusus untuk menikmati hidangan.
Lutfan, warga Indonesia yang bermukim di Inggris, sedang berjalan-jalan bersama anaknya untuk berbelanja dan menikmati akhir pekan. Ia berkunjung ke Eastleigh dari kotanya di Southampton, dengan menggunakan kendaraan umum.
"Saya jalan-jalan bersama keluarga saja, mumpung cuaca sedang bagus. Juga, ada keperluan untuk membeli seragam anak di sebuah toko, kebetulan hanya ada di Eastleigh. Jadi ini dibela-belain ke sini, sembari jalan-jalan," katanya.
Bagi Lutfan, menikmati waktu akhir pekan bersama keluarga dengan jalan-jalan ke beberapa kota yang dekat dengan tempat tinggalnya menjadi agenda rutin.
"Setelah lima hari bekerja pada weekday, penting untuk menikmati akhir pekan bersama, sebagai family time. Juga, untuk menyegarkan pikiran agar lebih fresh," kata Lutfan, yang bekerja di sebuah perusahan start-up bidang nano-technology itu.
Berita Terkait
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Prancis vs Inggris: Panggung Perpisahan Deschamps dan Ambisi Rekor Kylian Mbappe
-
Masalah Timnas Inggris Lebih dari Sekedar Taktik, Thomas Tuchel Singgung DNA Tiga Singa
-
Strategi Pickford Berakhir Ironis, Botol Penalti Jadi Sorotan Argentina
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi