Suara.com - Belum lama ini isi ceramah Ustaz Adi Hidayat tentang hukum musik dalam Islam sedang ramai diperdebatkan. Bahkan UAH yang memperbolehkan musik sempat dicap kafir oleh beberapa warganet.
Hal ini membuat sosok UAH menjadi sorotan publik, termasuk kiprahnya sebagai pengasuh lembaga pendidikan agama Islam Quantum Akhyar Institute. Bahkan kini lembaga tersebut sudah semakin lengkap dengan keberadaan Akhyar International Islamic School (AIIS) yang mencakup pendidikan TK dan SD.
Lantas berapa kira-kira biaya yang mesti dibayarkan wali murid untuk menyekolahkan anaknya di sekolah milik Ustaz Adi Hidayat tersebut?
Dilihat di brosur resmi AIIS, jenjang TK disebut sebagai Pra Akhyar Usia Dini (PAUD) dengan waktu belajar 3 kali seminggu, masing-masing selama 2,5 jam. Untuk biaya formulir pendaftarannya saja mencapai Rp450 ribu.
Lalu setelahnya ada sejumlah biaya pendidikan yang meliputi kegiatan ekstrakurikuler, sarana dan prasarana, kegiatan belajar mengajar, infrastruktur dan pengembangan, seragam, serta SPP dengan nilai total Rp17 juta.
Dengan demikian, total biaya masuknya adalah Rp17,45 juta. Biaya masuk ini dapat diangsur sebanyak 3 kali sesuai waktu yang sudah ditentukan, dengan besaran masing-masing Rp8,725 juta, Rp5,325 juta, serta Rp3,49 juta.
Sedangkan untuk tingkat SD, waktu belajarnya adalah dari Senin sampai Jumat, dengan dimulai dari jam 7 pagi. Besaran biaya masuknya untuk setahun dibagi dalam dua kategori, yakni yang alumni PAUD AIIS dan bukan.
Untuk alumni PAUD AIIS bisa mengambil formulir pendaftaran seharga Rp600 ribu, sedangkan alumni selisih Rp100 ribu lebih murah. Komponen biaya pendidikannya sama seperti jenjang PAUD, yakni buku dan perlengkapan, kegiatan ekstrakurikuler, sarana dan prasarana, kegiatan belajar mengajar, infrastruktur dan pengembangan, seragam, serta SPP per bulan.
Perbedaannya adalah alumni PAUD dibebankan biaya kegiatan belajar mengajar sebesar Rp10 juta, sedangkan non-alumni PAUD adalah Rp15 juta. Dengan demikian, total biaya masuk murid non-alumni PAUD menyentuh Rp31 juta setahun, sedangkan alumni PAUD AIIS adalah Rp26 juta.
Baca Juga: Lagi Viral soal Hukum Musik, Ustaz Adi Hidayat Rupanya Satu Almamater dengan Ustaz Solmed
Seperti jenjang PAUD, biaya ini dapat dibayarkan dalam 3 kali cicilan. Yang pertama adalah sebesar Rp15,5 juta untuk non-alumni PAUD AIIS, diikuti dengan cicilan Rp9,3 juta dan Rp6,2 juta. Sedangkan alumni PAUD AIIS bisa membayar sebesar Rp13 juta, diikuti dengan angsuran Rp7,8 juta dan Rp5,2 juta.
Berita Terkait
-
Lagi Viral soal Hukum Musik, Ustaz Adi Hidayat Rupanya Satu Almamater dengan Ustaz Solmed
-
Tak Patok Tarif Ceramah, Segini Jumlah Kekayaan Ustaz Adi Hidayat yang Dikafirkan gegara Musik
-
Teganya Kau Kafirkan Ustaz Adi Hidayat karena Musik, Nabi Muhammad Bilang Sama Saja Membunuhnya
-
Ustaz Adi Hidayat Dicap Kafir Usai Nyatakan Musik Halal dalam Islam
-
Adu Pendidikan Ustaz Adi Hidayat vs Ustaz Muflih Safitra: Sesama Lulusan Luar Negeri, Beda Pendapat Soal Hukum Musik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga
-
Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!
-
Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi