Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan yang menyeret mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo atau SYL.
Terbaru, Penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan rumah mantan DIrektur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2023, Muhammad Hatta (MH).
Rumah tersebut berada di Jalan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.
Adapun Muhammad Hatta adalah mantan anak buah SYL yang ikut terlibat dalam kasus tersebut dan kini telah menjadi salah satu terdakwa.
Seperti apakah sosok Muhammad Hatta mantan anak buah SYL? Berikut ulasannya.
Profil Muhammad Hatta
Muhammad Hatta merupakan kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, pada 18 Juni 1981. Ia merupakan alumni STPDN/IPDN tahun 2004.
Ia memiliki jejak karier yang cukup panjang di pemerintahan. Usai lulus dari STPDN, Hatta langsung bertugas di Pemkot Parepare, sebagai ajudan Wali Kota Parepare saat itu, Zain Kayu.
Hatta juga dikenal dekat dengan SYL. Ketika politikus Partai NasDem itu dilantik sebagai Gubernur Sulsel pada 2008, karier Hatta mulai meningkat.
Baca Juga: Wanti-wanti Pimpinan Seperti Firli Bahuri Kembali ke KPK, ICW Minta Jokowi Selektif Bentuk Pansel
Kedekatannya dengan SYL bermula saat Hatta dipercaya untuk menjadi Kasubag Umum dan Kepegawaian Perindag Sulsel pada 2011. Di bawah pemerintahan SYL sebagai Gubernur Sulsel, Hatta sempat memegang sejumlah jabatan strategis.
Di antaranya, Kasubag Rumah Tangga Sulsel tahun 2012, Sekretaris Dispenda Sulsel tahun 2015, Kabag Keuangan Biro Umum Setda Sulsel tahun 2017, hingga Kabiro Umum dan Perkap Setda Sulsel pada tahun 2018-2019.
Ketika posisi Gubernur Sulsel tak lagi dijabat oleh SYL dan digantikan Nurdin Abdullah pada 2019, karier Hatta mandek.
Ia dicopot dari jabatannya oleh Nurdin Abdulla, lantaran dianggap melakukan sejumlah pelanggaran ketika menerima laporan hasil pemeriksaan di Pemprov Sulsel.
Meski begitu, karier Hatta di pemerintahan tidak ikut berhenti. Ketika SYL dilantik menjadi Menteri Pertanian periode 2018-2023, Hatta diboyong oleh SYL untuk menjadi anak buahnya di Kementan.
Dan Hatta diberi jabatan sebagai DIrektur Pupuk Pertanian pada periode 2020 – 2023. Dan di awal 2023, Hatta dimutasi menjadi DIrektur Alat dan Mesin Pertanian.
Berita Terkait
-
Wanti-wanti Pimpinan Seperti Firli Bahuri Kembali ke KPK, ICW Minta Jokowi Selektif Bentuk Pansel
-
Rumah Muhammad Hatta di Parepare Disita KPK
-
ICW Minta Jaksa dan Penyidik KPK Dalami Dugaan Keluarga SYL Terlibat Korupsi
-
Santai Tanggapi Gugatan Sekjen DPR Indra Iskandar, KPK Kami Siap Hadapi!
-
Masih Digodok, Terkuak Kriteria 9 Anggota Pansel KPK Pilihan Jokowi
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub