Pelajar Alami Dampak Dari Paparan Asap Rokok
Banyaknya data mengenai perokok di usia pelajar ini juga cukup menyedihkan. Pasalnya, dari kebiasaan rokok itu, sangat berisiko sebabkan berbagai masalah kesehatan di masa mendatang. Jangankan para perokok aktif, mereka yang menghirup saja bisa terkena dampak dari asap rokok, seperti yang dirasakan T ( 17).
Diungkap oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi, Dr. Fauzi Mahfuzh, Sp.A(K), FAPSR, pelajar satu ini harus alami masalah di pernapasannya sebab asap rokok. Padahal, T sendiri bukan seorang perokok aktif.
Namun, sebab paparan yang dirasakan T terus-menerus dari orang terdekat, justru jadi malapetaka baginya. T harus alami batuk-batuk hingga asma sebab paparan rokok yang dihirupnya setiap harinya.
Tidak hanya T, beberapa pelajar lain juga alami masalah pernapasan yang sama seperti T hanya karena paparan asap rokok. Padahal, kondisi ini akan sangat mengganggu bagi T dan anak-anak lainnya dalam menjalani aktivitas sehari-harinya.
“Kasus paparan asap rokok pada anak dapat membuat masalah pernapasan, seperti ISPA, batuk-batuk, stunting, dan lainnya. Mereka yang terpapar itu mungkin dari lingkungan keluarga, sekolah atau perkumpulan teman-temannya. Padahal, ini menganggu aktivitas hidupnya,” ungkap Dr. Fauzi.
Masalah yang dihadapi T dan beberapa anak lainnya ini masih gangguan pernapasan yang tidak begitu parah. Namun, kondisi ini juga tidak bisa disepelekan. Hal itu karena jika paparan itu terus-menerus, itu dapat mengancam masalah kesehatan yang serius saat dewasa nanti.
Ilustrasi penyakit paru-paru, pneumonia akibat asap rokok. (Pixabay/oracast)
Apalagi jika para pelajar itu putuskan menjadi perokok ketika dewasa. Maka risiko terkena berbagai penyakit itu juga cukup besar.
“Kalau terus-menerus nant bisa semakin parah seperti beberapa pasien dewasa yang alami penyakit paru, penyakit jantung, hingga kanker. Jika paru-parunya sudah rusak, ini sudah susah disembuhkan,” jelas Dr. Fauzi.
Baca Juga: Kisah Pelajar Alami Masalah Pernapasan Karena Paparan Asap Rokok Dari Orang Terdekat
Bisakah Para Perokok Pelajar ini Dicegah?
Untuk itu, pentingnya ada pencegahan bagi para pelajar ini agar tidak merokok ataupun terpapar asapnya. Namun, menurut Ketua Komnas Pengendalian Tembakau Prof. Hasbullah Thabrany, peraturan terkait pengendalian rokok ini juga masih lembah. Belum lagi, komitmen pemerintah akan masalah ini juga dinilai masih kurang peduli.
"Tetap harus dinaikkan (langkah edukasi) karena sekarang ini terlalu lemah pemerintah. Di mana coba iklan pemerintah yang menggambarkan bahaya merokok, dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan? Saya tidak pernah melihat definisi iklan yang besar itu. Ini satu bukti saja kalau pemerintah masih tidak peduli," kata Prof Hasbullah.
Bukan hanya itu, aturan larangan penjual rokok di kawasan sekolah juga dapat diterapkan untuk bantu kurangi perokok untuk anak di usia pelajar seperti yang ada pada PP Kesehatan Pasal 424 E. Namun, hal ini juga tetap harus adanya pengawasan agar para pemilik warung itu tidak menjual rokoknya kepada anak-anak sekolah.
"Idealnya yang bagus tidak ada iklan, tidak ada toko yang menjual rokok dalam jarak dekat dari anak sekolah. Dan yang lebih penting lagi adalah harus ada pengawasan ketika rokok dijual," ujarnya.
Untuk RPP Kesehatan ini sendiri Suara.com juga sudah mencoba bertanya mengenai hal tersebut. Namun, berdasarkan keterangan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik dr. Siti Nadia Tarmizi, masyarakat harus menunggu hingga RPP Kesehatan ini disahkan.
"Ditunggu dulu aja aturannya. Supaya lebih pasti ya," ujar Nadia.
(Reporter: Fajar Ramadhan, Dini Afrianti Efendi, Lilis Varwati)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
-
Viva Whitening Cream Dipakai setelah Apa di Malam Hari? Ini Urutan yang Benar
-
Promo Serba Gratis Alfamart Mei 2026: Ada Camilan Buat Anak Sekolah hingga Minuman Kesehatan
-
Tak Kenal Usia, dari Balita Sampai Lansia Baca Bareng di Ruang Terbuka
-
5 Sepatu Lari Premium yang Empuk untuk Daily, Tempo hingga Long Run
-
4 Pilihan Sepeda Keranjang Dijamin Nggak Bikin Ngos-ngosan di Tanjakan, Tampil Modis Tanpa Pegal
-
Staycation Makin Digemari, Ini Hotel Ramah Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan
-
6 Rekomendasi Krim Malam untuk Hempas Flek Hitam dan Bikin Wajah Lebih Cerah
-
Dewberry Kembali: Wewangian Ikonik 90-an yang Hidupkan Semangat Empowered by Nature The Body Shop
-
6 Tanaman Hias yang Bisa Menyerap Kelembapan, Ruangan Jadi Lebih Nyaman