Suara.com - Kapolsek Baito Iptu Idris, Konawe Selatan telah dicopot dari jabatan. Hal ini buntut kasus guru Supriyani, guru honorer SDN 4 Baito yang dipenjara karena tuduhan palsu.
Adapun pencopotan Kapolsek Baito Iptu Idris didasari pada permintaan uang damai pada Guru Supriyani. Ia diduga meminta uang sebesar Rp50 juta dan Rp2 juta agar Supriyani tidak ditahan atas kasus pemukulan terhadap muridnya.
Kapolres Konawe Selatan AKBP Ferry Sam mengonfirmasi pencopotan Iptu Idris dari jabatan Kapolsek. Sosok Idris sendiri baru menjabat sebagai Kapolsek Baito seama 7 bulan.
Meski demikian, Ferry Sam enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai keputusan pencopotan Iptu Idris. Ia hanya menyebut bahwa Idris sudah dimutasi ke Polres.
“Iya benar sudah kami ganti dan tarik ke Polres. Kalau mau faktanya, nanti jalan-jalan saja, coba cek di polsek Barito,” ujar AKBP Ferry kepada awak media.
Sebelumnya, Iptu Idris bersama bawahannya memang sudah menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran etik dalam penanganan kasus guru Supriyani. Ini setelah guru Supriyani dilaporkan atas dugaan penganiayaan anak polisi.
Lantas, berapa gaji Iptu Idris yang melayang buntut kasus pelanggaran kode etik?
Gaji Kapolsek Baito Iptu Idris
Jika dilihat dari pangkat Idris sebagai Inspektur Polisi Satu atau Iptu, ia berhak mendapat gaji sebesar Rp3.046.600–Rp5.006.500 setiap bulan. Gaji ini sudah meningkat sebesar 8 persen sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2024.
Baca Juga: Kapolri Soal Oknum Kapolsek Diduga Palak Guru Supriyani Rp 50 Juta: Kalau Terbukti, Saya Pecat!
Gaji Iptu Idris sebagai kapolsek sudah termasuk upah pokok, tunjangan istri atau suami, tunjangan anak, tunjangan jabatan, dan lain sebagainya.
Iptu sendiri merupakan pangkat Perwira Pertama tingkat dua pada Golongan III di Kepolisian Republik Indonesia, tepatnya satu tingkat di bawah Ajun komisaris Polisi (AKP).
Sementara itu, Idris rupanya tergolong baru dalam mengemban jabatannya. Ia menjabat sebagai Iptu di Polsek Barito selama kurang lebih tujuh bulan, tepatnya 212 hari. Ia menggantikan jabatan AKBP Wisnu Wibowo.
Adapun kasus permintaan uang damai IptuIdris pada Guru Supriyani pertama kali dibongkar oleh Kepala Desa Wonua Raya, Rokiman. Temuan ini langsung viral dan memicu kemarahan publik.
“Kapolsek minta saya menyampaikan dana Rp50 juta inisiatif pemerintah desa untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi,” ujar Rokiman.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Kapolri Soal Oknum Kapolsek Diduga Palak Guru Supriyani Rp 50 Juta: Kalau Terbukti, Saya Pecat!
-
Dituduh Aniaya Anak Polisi, Guru Supriyani Curhat Selama Ditahan: Tiap Pagi Cabut Rumput, Tidurnya Beralas Tikar
-
Sebut Kasusnya Sudah Damai, Abdul Mu'ti Buka Peluang Angkat Guru Supriyani jadi P3K
-
Sidang Guru Supriyani Berjalan, Tapi Bupati Konawe Inisiasi Mediasi di Luar Persidangan
-
Kasus Guru Supriyani Berbuntut Panjang, Kasi Pidum Kejari Konsel Dinonaktifkan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL