Suara.com - Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar disebut-sebut ogah angkat telpon DPR soal tembak mati pelajar. Korban merupakan seorang anggota Paskibraka. Simak profil Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.
Irwan Anwar, selaku Kapolrestabes Semarang mengakui bahwa ada anggotanya yang melakukan penembakan terhadap SMK N 4 Semarang. Ia mengklaim bahwa anggotanya menembak bertujuan untuk melerai pelajar yang melakukan aksi tawuran antar gangster. Masalahnya, korban yang mendapatkan tembakan dari polisi mengalami luka tembak di bagian pinggul hingga meninggal dunia. Irwan menyebut bahwa korban merupakan anggota gangster Pojok Tanggul tengah tawuran dengan gangster Seroja.
Akan tetapi, klaim Irwan yang menyebut ada tawuran tersebut bertolakbelakang dengan keterangan satpam perumahan. Pihak sekolah memberi keterangan bahwa sangat diragukan jika korban merupakan anggota gangster.
Profil Kombes Irwan Anwar
Kombes Irwan Anwar lahir pada 17 Februari 1972, di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.
Setelah lulus Akpol, Irwan Anwar melanjutkan Pendidikan ke Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polisi Republik Indonesia (SESPIM). Setelah itu, melanjutkan Pendidikan ke Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Sespim Lemdiklat Polri (SESPIMTI) tahun 2019.
Jejak Karier Kombes Irwan Anwar
Sebelum menjabat sebagai Kapolrestabes Semarang, Irwan Anwar bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Polda Sumatera Utara (Sumut) 2020. Ia menjabat sebagai Kapolrestabes Semarang sejak 2021.
Jabatan penting lain yang pernah diemban oleh Irwan Anwar adalah sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidsiber Bareskrim Polri 2018 dan menjabat sebagai Kapolrestabes Makassar 2017. Selain itu pernah menjabat sebagai Ditreskrim Polda NTB 2017, Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya 2016, Wakapolres Metro Depok 2013, dan Kapolres Madiun 2011.
Kekayaan Kombes Irwan Anwar
Total kekayaan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan pada 28 Februari 2024 sebesar Rp2.826.000.000 (Dua miliar delapan ratus dua puluh enam juta rupiah). Harta kekayaan Kombes Irwan Anwar tersebut terdiri atas tanah dan bangunan sebesar Rp2.500.000.000, harta bergerak lainnya sebesar Rp8.000.000, Kas dan setara kas sebesar Rp318.000.000.
Demikian itu informasi profil Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.
Baca Juga: Anak Bunuh Ayah di Lebak Bulus Gegara 'Bisikan', Hasil Urine Negatif Narkoba
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Utang BGN Tembus Rp1,6 Triliun, Ini Daftar Tunggakannya ke Pihak Ketiga
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?
-
Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset
-
Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak