Suara.com - Ditlantas Polda Metro Jaya mulai menggelar 'Operasi Keselamatan Jaya 2025' pada 10 sampai 23 Februari 2025. Operasi ini dilakukan dibeberapa titik ruas jalan. Lantas apakah Operasi Keselamatan 2025 manilang? Dapatkan informasi lengkapnya dalam ulasan berikut.
Sebagai informasi, Operasi Keselamatan 2025 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di jalan raya. Selain itu, operasi ini juga dilakukan sebagai persiapan menjelang Operasi Ketupat yang akan dilakukan pada periode mudik Lebaran nanti.
Jadwal dan Lokasi Operasi Keselamatan 2025
Operasi Keselamatan Jaya 2025 digelar selama dua pekan, mulai dari tanggal 10 sampai 23 Februari 2025. Penindakan berlangsung di:
1. Jalan Protokol
• Sepanjang Jl. Gatot Subroto
• Sepanjang Jl .Sudirman - Thamrin
• Sepanjang Jl. H.R. Rasuna Said
• Sepanjang Jl. Tentara Pelajar
2. Jakarta Pusat
• Jl. Rajawali
• TL Pintu Besi
• TL Jembatan Merah Gunung Sahari
3. Jakarta Utara
• Jl. Raya Cilincing atau TL Tanah Merdeka
• Jl. RE Martadinata atau TL Jembatan Goyang
• Jl. Raya Pakin atau TL Mitra Bahari
• Jl. Raya Yos Sudarso atau TL Permai
Baca Juga: Catat! Ini Sasaran dan Lokasi Operasi Keselamatan Lodaya 2025 Bandung
4. Jakarta Barat
• Jl. Letjen S. Parman
• Sepanjang Jl. Daan Mogot
• Jl. Brigjen Katamso
• Jl. Kemanggisan Raya
• Jl. Daan Mogot
5. Jakarta Selatan
• TL Robinson Pasar Minggu
• Jl. Raya Fatmawati (Stop Line)
• Jl. Ciputat Raya
6. Jakarta Timur
• Jl. DI Panjaitan depan Wika arah utara
• TL Halim Baru arah utara, Jl. MT Haryono dan Jl. Mayjend Sutoyo
• Jl. Basuki Rahmat, Jatinegara depan Mal Basura
• Kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Duren Sawit, Jl. RS Soekamto
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang