Suara.com - Parfum telah menjadi bagian penting dari rutinitas kecantikan banyak orang. Tak hanya meningkatkan rasa percaya diri, aroma yang menyenangkan juga bisa menciptakan kesan positif di lingkungan sekitar.
Seiring berkembangnya industri kecantikan lokal, semakin banyak merek parfum dalam negeri yang bermunculan dan mendapat perhatian konsumen. Namun, pertanyaan yang kerap muncul: apakah parfum lokal aman digunakan?
Parfum Lokal Makin Populer
Dalam beberapa tahun terakhir, parfum lokal semakin diminati karena menawarkan aroma yang unik, harga terjangkau, serta kemasan yang tak kalah menarik dari brand internasional. Beberapa brand seperti HMNS, Oullu, Carl & Claire, dan Saff & Co. berhasil mencuri perhatian pasar dengan signature scent mereka masing-masing.
Tak hanya untuk penggunaan pribadi, banyak parfum lokal yang kini dijadikan hadiah atau bahkan koleksi. Tapi sebelum tergoda dengan packaging yang estetik atau review viral di media sosial, penting untuk memahami aspek keamanan dari parfum tersebut.
Apa yang Membuat Parfum Aman?
Keamanan parfum ditentukan oleh beberapa faktor, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga izin edar dari badan pengawas resmi. Di Indonesia, semua produk kosmetik termasuk parfum wajib memiliki nomor notifikasi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Nomor ini menunjukkan bahwa produk telah melewati uji keamanan dan kelayakan untuk digunakan.
Bahan-bahan yang digunakan juga memainkan peran penting. Parfum yang aman umumnya menggunakan bahan pewangi yang sudah melalui proses standarisasi internasional seperti yang ditetapkan oleh IFRA (International Fragrance Association). IFRA menetapkan batas aman penggunaan bahan kimia tertentu yang digunakan dalam parfum untuk menghindari iritasi kulit, alergi, atau reaksi negatif lainnya.
Bagaimana dengan Parfum Lokal?
Baca Juga: Wangi Seharian, Harga Hemat! Rekomendasi Parfum Wanita Harga di Bawah Rp 100 Ribu
Banyak brand parfum lokal kini telah menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan keamanan produknya. Sebagian besar dari mereka sudah memiliki notifikasi BPOM, serta menjelaskan secara transparan bahan-bahan yang digunakan.
Bahkan, beberapa brand lokal bekerja sama dengan perfumer profesional dan menggunakan bahan baku impor yang sama dengan yang digunakan oleh parfum internasional. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas parfum lokal kini tak bisa dipandang sebelah mata.
Namun, tetap penting bagi konsumen untuk jeli sebelum membeli. Hindari produk yang tidak mencantumkan komposisi bahan, tidak memiliki izin edar BPOM, atau tidak jelas asal-usulnya. Terutama jika dijual dengan harga yang terlalu murah untuk ukuran parfum beraroma kompleks.
Tips Memilih Parfum Lokal yang Aman
1. Cek Izin Edar
Pastikan parfum memiliki nomor notifikasi BPOM yang bisa dicek langsung melalui situs resmi BPOM (cekbpom.pom.go.id).
Berita Terkait
-
Wangi Seharian, Harga Hemat! Rekomendasi Parfum Wanita Harga di Bawah Rp 100 Ribu
-
Daftar Skincare Pemutih Wajah Harga Murah Bersertifikat BPOM, Perempuan Wajib Tahu!
-
Awas! 16 Kosmetik dan Skincare Ini Dilarang BPOM, Mengandung Bahan Berbahaya
-
8 Rekomendasi Parfum Salat, Wewangian Halal Bikin Ibadah Makin Khusyuk
-
Waspada! Daftar Produk Pangan Olahan Ini Terbukti Mengandung Babi menurut BPJPH
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?