Lifestyle / Komunitas
Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:22 WIB
Surat lamaran kerja adalah dokumen formal yang dikirimkan oleh pelamar kepada perusahaan untuk mengajukan diri pada posisi pekerjaan tertentu.

Tulislah surat formal dengan sapaan yang tepat. Hindari penggunaan "Yang Bersangkutan" karena terkesan umum dan menunjukkan kurangnya riset tentang perusahaan. Jika Anda tidak tahu nama manajer perekrutan, cukup gunakan "Yth. Manajer Perekrutan Departemen".

Menulis Surat Lamaran 

1. Tulislah paragraf pertama yang menarik

Perekrut atau pihak HRD biasanya membaca banyak surat lamaran dengan cepat untuk menentukan apakah surat Anda layak dipertimbangkan.

Oleh karena itu, mulailah dengan informasi penting, seperti dalam artikel berita. Buka dengan kalimat yang kuat, menyatakan minat Anda untuk melamar posisi di perusahaan tersebut, dan jelaskan secara singkat apa yang menarik perhatian.

Berikan contoh spesifik dan, jika suasana perusahaan santai, gunakan nada yang sedikit lebih akrab. Tunjukkan bahwa Anda memahami perusahaan dan bahwa Anda adalah kandidat yang sesuai dengan mencocokkan gaya penulisan mereka.

Misalnya, jika melamar di perusahaan media, gunakan gaya yang sesuai dengan artikel mereka, sementara untuk perusahaan formal, tunjukkan bahwa Anda dapat diandalkan namun tetap sopan.

2.Sebutkan dari mana Anda mengetahui tentang lowongan tersebut

Sebelum melamar, lakukan riset untuk melihat apakah Anda mengenal seseorang yang bekerja di perusahaan tersebut.

Baca Juga: Pendidikan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Pernyataannya Sering Tuai Kontroversi: Terbaru, Pecat HRD!

Memiliki referensi sangat membantu, jadi sebutkan namanya jika dia mengijinkan. Jika Anda tidak punya kontak, sertakan informasi tentang dari mana Anda menemukan lowongan, misalnya dari situs pencari kerja, situs resmi perusahaan, atau koran.

3.  Jelaskan apa keuntungan yang mereka dapat jika mempekerjakan Anda

Hindari menyatakan bahwa bekerja di perusahaan itu akan menguntungkan Anda. Ingat, posisi tersebut dibuka karena ada masalah yang perlu diatasi, dan Anda hadir untuk menyelesaikannya.

Tinjau daftar prestasi dan pengalaman Anda untuk menemukan satu atau dua contoh yang relevan. Misalnya, jika posisi tersebut memerlukan kemampuan memimpin tim dan menangani beberapa proyek sekaligus, tunjukkan pengalaman Anda dalam hal itu.

Jelaskan secara singkat bagaimana kepemimpinan Anda telah meningkatkan produktivitas proyek. Jika memungkinkan, sertakan statistik untuk mendukung klaim Anda, seperti peningkatan pendapatan atau pengurangan biaya yang dihasilkan dari kepemimpinan Anda.

4. Sertakan kekuatan, kualifikasi, dan pengalaman Anda secara singkat

Dalam paragraf kedua, cocokkan persyaratan pekerjaan dengan dua atau tiga keterampilan dan pengalaman Anda untuk menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat.

Rujuk daftar riwayat hidup Anda untuk memberikan detail lebih lanjut mengenai kualifikasi. Tambahkan anekdot singkat yang menunjukkan kemampuan Anda dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Sertakan pengalaman paling relevan dari karier Anda, baik itu dari prestasi terbaru maupun pengalaman lama yang sesuai dengan persyaratan.

5. Sediakan gambaran diri Anda yang tidak termuat dalam daftar riwayat hidup

Manajer perekrutan dapat melihat riwayat hidup Anda dan apa yang telah Anda capai sebelumnya, tetapi Anda perlu menunjukkan siapa Anda di balik prestasi tersebut.

Ungkapkan secara singkat bagaimana perusahaan itu mempengaruhi hidup Anda, terutama jika ini adalah pekerjaan impian. Hindari nada terlalu sentimental, tetapi gunakan satu cerita untuk menunjukkan sisi manusia Anda, sehingga mereka melihat Anda lebih dari sekadar data di kertas.

Menyelesaikan Surat Lamaran

1. Tulis satu kalimat untuk meringkas alasan yang menjadikan Anda kandidat sempurna

Menutup surat lamaran dengan nada yang tepat sangat penting karena dapat membuka peluang wawancara. Saat menjelaskan kontribusi Anda, ingatlah untuk melihat dari sudut pandang manajer perekrutan. Tekankan bahwa kontribusi Anda akan menguntungkan perusahaan, bukan sebaliknya. 

2. Undang manajer perekrutan untuk menghubungi Anda

Nyatakan bahwa Anda akan senang jika diberikan kesempatan untuk mendiskusikan posisi tersebut lebih lanjut, dan cantumkan informasi kontak Anda sekali lagi.

Tutup surat dengan mengucapkan terima kasih kepada manajer perekrutan, dan akhiri dengan pernyataan seperti, "Saya berharap mendengar kabar dari Anda secepatnya, sesuai kesibukan Anda."

Jangan hanya meminta mereka menghubungi Anda jika merasa Anda sesuai; tunjukkan kepercayaan diri dengan menyatakan keinginan untuk berbicara lebih lanjut.

3. Akhiri dengan salam penutup

Salam penutup bisa menjadi hal yang membingungkan, tetapi penting untuk memilih kata yang tepat. Gunakan "Hormat saya" atau cukup "Salam" untuk menutup surat.

Menjadi terlalu formal bisa membuat Anda terkesan tidak tulus atau tidak sesuai dengan gaya surat. Dengan menggunakan "Hormat saya" atau "Salam," Anda menunjukkan rasa hormat tanpa terkesan berlebihan. Hindari salam yang terlalu informal, seperti "Sampai nanti," karena itu bisa terdengar kurang profesional.

4. Tulis nama Anda di bawah salam penutup

Setelah salam penutup, tuliskan nama lengkap Anda beberapa baris di bawahnya dan sertakan tanda tangan. Jika Anda sudah memiliki tanda tangan yang dibuat di program komputer, Anda bisa menambahkannya di bawah salam.

Alternatifnya, Anda bisa mencetak surat, menandatanganinya secara manual, lalu memindainya kembali untuk dikirim melalui email. Beberapa perusahaan tidak memerlukan tanda tangan jika nama lengkap sudah tercantum.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menulis surat lamaran yang tidak hanya efektif tetapi juga mencerminkan kepercayaan diri. Surat yang baik dapat menjadi langkah awal menuju karir impian Anda.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Load More