Lifestyle / Komunitas
Selasa, 06 Januari 2026 | 16:00 WIB
Ilustrasi nyeri sendi. [Shutterstock/Dirima]
Baca 10 detik
  • Nyeri sendi usia 50 tahun disebabkan pengapuran hingga kadar asam urat tinggi.
  • Ekstrak daun salam dan jahe merah efektif meredakan radang sendi alami.
  • Obat herbal membantu menurunkan zat purin sekaligus melancarkan peredaran darah tubuh.

Suara.com - Memasuki usia 50 tahun ke atas, seseorang biasanya mulai sering mengeluh nyeri sendi atau artralgia.

Rasanya mulai dari pegal linu biasa, kaku saat bangun pagi, hingga nyeri sendi di lutut atau pergelangan kaki yang bikin aktivitas jadi terbatas.

Penyebabnya nyeri sendi ini pun beragam, mulai dari masalah pengapuran atau osteoartritis, asam urat yang tinggi, atau faktor usia yang membuat pelumas sendi berkurang.

Namun, rasa nyeri di persedian ini bisa berkurang dengan mengonsumsi obat herbal berikut ini.

1. Asmurtik

Dibanderol sekitar Rp 120 ribuan, Asmurtik salah satu obat herbal yang bisa mengatasi nyeri sendi.

Asmurtik (Shopee/Kalafit Official Store)

Obat herbal ini mengandalkan gabungan 5 ekstrak herbal premium, seperti Daun Salam, Meniran, dan Temulawak.

Kandungan daun salam di dalmanya ini bekerja sebagai anti-radang kuat untuk meredakan bengkak.

Sedangkan, kandungan meniran di dalamnya membantu membuang asam urat berlebih lewat urine.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepatu Puma untuk Kaki Lebar: Tetap Elegan Tanpa Rasa Sempit

Karena itu, obat herbal ini cocok buat Anda yang sering merasa kaki ngilu mendadak di malam hari.

2. Jointreat

Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal Jointreat senilai Rp175 ribuan, bila membutuhkan obat yang bisa mengatasi nyeri sendi sekaligus menurunkan kolesterol.

Karena, obat herbal ini mengandung kombinasi Bawang Putih, Daun Salam, dan Kayu Secang.

Selain meredakan pegal linu di persendian, suplemen ini juga membantu menjaga kadar lemak darah tetap normal agar peredaran darah lebih lancar.

3. Orthomove

Load More