- Perubahan jadwal tiket kereta api bisa dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.
- Tiket harus berstatus Paid dan belum dicetak sebagai boarding pass.
- Biaya perubahan sekitar 25% dari tarif tiket, tergantung kelas dan selisih tarif.
Suara.com - Kekinian banyak orang memburu tiket kereta api untuk perjalanan mudik Lebaran. Namun, apa jadinya jika calon penumpang salah memilih tanggal? Bagaimana cara merubah jadwal tiket kereta api?
Melansir informasi dari Access by KAI, perubahan jadwal tiket kereta api dapat dilakukan, bahkan kekinian lebih mudah melalui layanan Access by KAI yang bisa diunduh di Play Store atau App Store.
Namun, penting untuk memahami aturan yang berlaku sebelum melakukan perubahan jadwal, terutama terkait batas waktu, biaya administrasi, dan ketersediaan tempat duduk.
Melalui sistem Access by KAI, perubahan jadwal tiket dapat dilakukan untuk kereta api yang sama maupun kereta api lain dengan rute berbeda, asalkan tiket masih berstatus Paid dan belum dicetak sebagai boarding pass.
Berikut panduan lengkap mengenai cara merubah jadwal tiket kereta api beserta syarat dan ketentuan yang berlaku.
Syarat dan Ketentuan Merubah Jadwal Tiket Kereta Api
1. Jenis Perubahan Jadwal
Perubahan jadwal bisa dilakukan untuk keberangkatan dengan kereta api yang sama atau berbeda. Hal ini memungkinkan fleksibilitas bagi penumpang yang ingin menyesuaikan waktu perjalanan tanpa kehilangan tiket.
2. Pemohon Perubahan
Pemohon harus merupakan penumpang yang tercatat pada tiket atau salah satu penumpang yang datanya telah terdaftar pada aplikasi Access dan menggunakan akun Access milik pemohon.
Baca Juga: Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
3. Batas Waktu Perubahan
Perubahan jadwal dapat dilakukan maksimal 2 jam sebelum keberangkatan. Jika melebihi batas waktu ini, perubahan hanya bisa dilakukan di loket stasiun. Syarat lainnya, kode booking harus berstatus Paid dan tiket belum dicetak sebagai boarding pass.
4. Ketersediaan Tempat Duduk
Perubahan jadwal hanya bisa dilakukan jika kursi pada kereta baru masih tersedia. Hal ini penting untuk memastikan penumpang dapat naik kereta sesuai jadwal baru yang diinginkan.
5. Biaya Perubahan
Setiap perubahan jadwal dikenakan biaya sebesar 25% dari tarif tiket kereta, diluar bea pesan, dengan pembulatan ke atas kelipatan Rp1.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang