Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 04 Maret 2026 | 14:04 WIB
Connor Conrad, Director Sutala ditemui di Nuanu Creative City, Tabanan pada Rabu, 4 Maret 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Nuanu Creative City di Tabanan kini meluncurkan distrik kuliner bernama Sutala, siap hadir akhir 2026.
  • Sutala dibangun di lahan 17.000 m² untuk menciptakan ekosistem gastronomi berkelanjutan dengan puluhan gerai.
  • Konsep Sutala mengedepankan penyatuan komunitas melalui arsitektur menyatu alam dan mempertahankan ruang terbuka hijau.

Menariknya, pembangunan kawasan ini tetap mengedepankan kelestarian lingkungan dengan mempertahankan area hijau yang luas. 

Arsitektur bangunan pun sengaja dipadukan dengan unsur alam agar tercipta suasana yang asri.

"Jadi kami menciptakan arsitektur yang menyatu dengan alam dan kami menyediakan ruang bagi semua orang untuk berkumpul," ucap pria tersebut.

Pihak pengelola hanya menggunakan 30 persen lahan untuk bangunan, sementara sisanya tetap menjadi ruang terbuka hijau. 

Hal ini dilakukan agar pengunjung tetap nyaman saat berkeliling bersama kerabat maupun kolega.

"Jadi apa yang kami tawarkan adalah kami menjadikan tempat ini sebagai jangkar kuliner (culinary anchor)," kata Connor.

Rencananya, Sutala akan dirilis jelang akhir tahun 2026.

"Sekitar bulan Oktober sampai November," pungkas sang direktur.

Baca Juga: Tawarkan Paket Buka Puasa, Restoran Nonhalal di Semarang Tuai Kecaman

Load More