Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:21 WIB
Contoh khutbah Jumat Nuzulul Quran(Pexels)
Baca 10 detik
  • Khutbah Jumat 6 Maret 2026 bertemakan Nuzulul Quran bertepatan dengan 17 Ramadan, peristiwa turunnya Al-Qur'an.
  • Peringatan Nuzulul Quran mengingatkan umat Islam agar mengamalkan ajaran Al-Qur'an, bukan sekadar membacanya.
  • Untuk menghidupkan Al-Qur'an, umat dianjurkan membaca rutin, memahami tafsir, dan mengamalkan ajarannya.

Suara.com - Khutbah Jumat 6 Maret 2026 menjadi momen yang tepat untuk mengangkat tema Nuzulul Quran, yaitu peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Pasalnya, menurut kalender ramadan pemerintah, Nuzulul Quran 17 Ramadan jatuh pada hari Jumat malam 6 Maret hingga Sabtu 7 Maret 2026.

Peristiwa ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah Islam dan selalu diperingati umat Muslim, khususnya pada bulan Ramadan.

Bagi para khatib maupun jamaah salat Jumat yang ingin memahami makna Nuzulul Quran, khutbah dengan tema ini dapat menjadi pengingat agar umat Islam semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya membacanya tetapi juga mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut contoh materi khutbah Jumat 6 Maret 2026 bertema Nuzulul Quran yang dapat dijadikan referensi.

Khutbah Pertama

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, serta kesempatan untuk berkumpul dalam ibadah salat Jumat.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga, sahabat, serta umatnya hingga akhir zaman.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Pada bulan Ramadan, umat Islam memperingati sebuah peristiwa besar dalam sejarah Islam, yaitu Nuzulul Quran, atau turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh manusia.

Baca Juga: Kapan Libur Lebaran PNS 2026? Ini Aturan Menurut SKB 3 Menteri dan Jadwal WFA

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa kitab suci ini diturunkan sebagai petunjuk, pembeda antara yang benar dan yang batil, serta sebagai rahmat bagi umat manusia.

Turunnya Al-Qur’an menjadi titik awal perubahan besar dalam peradaban manusia. Melalui wahyu tersebut, manusia diajarkan tentang tauhid, akhlak mulia, keadilan, serta berbagai pedoman kehidupan.

Namun, pertanyaannya adalah: sejauh mana kita telah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup?

Banyak di antara kita yang rajin membaca Al-Qur’an, terutama pada bulan Ramadan. Akan tetapi, membaca saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan pemahaman dan pengamalan.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Momentum Nuzulul Quran seharusnya menjadi pengingat bagi kita untuk kembali kepada Al-Qur’an. Kita harus menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap, bermuamalah, hingga dalam mengambil keputusan dalam kehidupan.

Load More