- Pelecehan digital mahasiswa FH UI memicu trauma berat seperti PTSD.
- Korban mengalami isolasi sosial hingga kerusakan reputasi akibat jejak digital.
- Dampak fisik meliputi insomnia kronis dan penurunan fokus belajar atau bekerja.
Suara.com - Kasus pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) melalui grup chat WhatsApp dan Line menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan.
Meski tidak melibatkan kontak fisik secara langsung, pelecehan seksual digital yang dilakukan oleh 16 mahasiswa FH UI tersebut tetap memberikan dampak nyata pada korban.
Banyak orang yang sering meremehkan pelecehan digital dengan dalih "hanya bercanda" atau "ruang privat".
Padahal di mata hukum dan psikologi, pelecehan seksual di ranah online memiliki efek domino yang bisa menghancurkan masa depan seseorang.
Lantas, apa saja dampak mengerikan yang menghantui para korban pelecehan seksual digital seperti dalam kasus FH UI? Berikut ulasannya dilansir dari hukumonline.com.
1. Hancurnya Mental Korban
Pelecehan verbal dan objektifikasi di grup chat bisa memicu trauma psikologis yang sangat berat pada korban, seperti:
- PTSD (Gangguan Stres Pascatrauma): Terus terbayang-bayang isi chat pelaku, mengalami mimpi buruk, dan ketakutan berkepanjangan.
- Depresi Akut: Rasa sedih mendalam yang bisa berujung pada keinginan menyakiti diri sendiri (self-harm) hingga pikiran bunuh diri.
- Krisis Harga Diri: Korban merasa malu, kotor, dan tidak berdaya, bahkan sering menyalahkan diri sendiri akibat stigma sosial yang ada.
2. Isolasi Sosial dan Hilangnya Rasa Percaya
Korban juga bisa merasakan dampak yang cukup merusak kepercayaan dirinya ketika harus bertemu dan satu kelas dengan orang yang melecehkannya diam-diam di grup chat, seperti:
Baca Juga: Apakah Body Lotion Bisa Bikin Tumbuh Rambut? 5 Rekomendasi yang Ampuh Cerahkan Kulit
- Isolasi Diri: Korban cenderung menarik diri dari pergaulan karena merasa tidak aman.
- Trust Issues: Sulit memercayai orang lain, bahkan teman dekat sekalipun, karena merasa siapa pun bisa menjadi "pelaku" di belakang layar.
- Kerusakan Reputasi: Jika isi chat atau foto korban tersebar, nama baik korban hancur seketika di lingkungan sosial, yang dampaknya bisa permanen karena jejak digital sulit dihapus.
3. Dampak Fisik yang Nyata
Stres mental yang luar biasa tidak berhenti di pikiran, tapi juga menyerang fisik.
Korban pelecehan digital sering melaporkan gangguan kesehatan seperti:
- Gangguan Tidur: Insomnia parah karena merasa waswas dan overthinking.
- Kelelahan Kronis: Energi habis karena terus-menerus berada dalam kondisi tertekan (flight or fight mode).
- Keluhan Fisik: Otot tegang hingga gangguan pencernaan akibat tekanan mental yang konstan.
4. Masa Depan Terancam
Bagi mahasiswi atau dosen yang menjadi korban di lingkungan kampus seperti kasus FH UI, dampaknya sangat nyata pada karier mereka, seperti:
- Takut ke Kampus: Korban merasa ngeri masuk kelas atau lingkungan kerja karena harus berhadapan dengan pelaku.
- Penurunan Fokus: Kesulitan berkonsentrasi pada materi kuliah atau pekerjaan karena pikiran terdistraksi oleh trauma.
- Kerugian Ekonomi: Potensi kehilangan kesempatan karier atau beasiswa akibat penurunan performa.
5. Trauma Sekunder
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Viral Isi Chat Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anak Jadi Korban
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Grup Chat WA Berisi Chat Mesum dan Dark Jokes Bisa Dipidana?
-
Berapa Jumlah dan Siapa Saja Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
-
4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
-
Mesin Cuci Front Loading Paling Irit Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terlaris Mulai Rp3 Jutaan