Suara.com - Listrik prabayar masih menjadi primadona bagi sebagian besar masyarakat karena dinilai lebih fleksibel dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.
Listrik prabayar adalah sistem sambungan listrik yang menggunakan skema pembayaran mirip dengan pengisian pulsa telepon.
Adapun pemakaian listrik prabayar harus disesuaikan dengan nilai voucher token PLN yang kamu isi.
Harga pulsa listrik memiliki besaran yang bervariasi, mulai dari Rp20 ribu, Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.
Sistem ini juga dianggap lebih transparan karena masyarakat dapat memadukan konsumsi listrik secara real-time.
Berdasarkan Statistik PLN 2025, sektor rumah tangga menjadi penyerap energi listrik terbanyak yaitu 42,36 persen atau 134.563,85 GWh (42,36%).
Pada Triwulan II Tahun 2026, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tarif listrik PLN untuk periode April hingga Juni 2026 tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh kelompok dengan besaran tarif yang tetap sama.
Lalu, dengan kebijakan tersebut, berapa tarif listrik saat ini dan jika mengisi token listrik Rp50 ribu, akan dapat berapa kWh?
Tarif Listrik Subsidi Rumah Tangga
Baca Juga: PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
- Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp605 per kWh.
Tarif Listrik Keperluan Rumah Tangga (Non Subsidi)
- Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.
- Golongan R-2/TR daya 3.500–5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.
- Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53 per kWh.
Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh?
Untuk menghitung besaran daya listrik, kamu bisa memulainya dengan mengurangi nominal uang dengan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya bervariasi antara 2 persen hingga 10 persen, tergantung kebijakan pemerintah daerah setempat.
Selain itu, terdapat biaya admin bank yang biasanya berkisar antara Rp2.500 hingga Rp5.000 jika pembelian dilakukan melalui aplikasi atau gerai ritel.
Untuk mengetahui token listrik Rp50 ribu bisa dapat berapa kWh, pelanggan harus mengetahui rumus perhitungannya:
Energi Listrik (kWh) = (Harga Token - PPJ Daerah) / Tarif Dasar Tenaga Listrik
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Sabun Cuci Muka Bagus pH Berapa? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Aman
-
6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama
-
6 Parfum Aroma Melon Paling Wangi, Sensasi Segar dan Manis Seperti Buah Asli
-
Sosok di Balik Akun Anaknya Mas Joko, Konten Tutorial Sederhananya Panen Pujian
-
5 Sabun Mandi Batangan untuk Mencerahkan Kulit Tubuh yang Belang
-
Cara Cek Bansos April 2026 Online Pakai NIK KTP, Praktis Bisa Lewat HP
-
Foundation Apa yang Tahan Lama? Ini 7 Pilihan Biar Makeup Awet hingga 24 Jam
-
Hari Bumi 2026: Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lagi Ngetren, Bukan Sekadar Tanam Pohon
-
5 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama dan Waterproof yang Murah