- Kejagung mengusut dugaan korupsi yayasan mitra fasilitas Dadan Hindayana.
- Padahal negara memberikan gaji dan fasilitas Dadan Hindayana setingkat menteri.
- Kini fasilitas Dadan Hindayana resmi dicabut usai ditetapkan sebagai tersangka.
Suara.com - Kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, terus menguliti sisi gelap pengelolaan dana negara.
Ironisnya, di saat negara menggaji Dadan Hindayana dengan fasilitas mewah setingkat menteri, ia justru diduga bermain mata lewat yayasan-yayasan "titipan".
Seperti yang diketahui, Dadan Hinddayana bersama dua tersangka lainnya, Sony Sonjaya (SS) dan Lodewyk Pusung (LP), diduga menunjuk yayasan-yayasan milik mereka sebagai mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau pengelola dapur makan gratis.
Yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan para pejabat ini diduga meraup insentif bernilai miliaran rupiah setiap harinya.
"Yayasan-yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah tiap hari, dan yayasan-yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh saudara DH, saudara SS, dan saudara LP," tegas Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi.
Padahal Gaji Setingkat Menteri
Padahal secara aturan, Dadan Hindayana sudah mendapatkan penghasilan dan fasilitas yang sangat layak dari negara.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024, posisi Kepala BGN adalah jabatan setingkat menteri.
Jika merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2000, berikut rinciannya:
Baca Juga: 2 Pilihan Cushion Skintific Tahan Lama, Makeup Awet Seharian tanpa Khawatir Luntur
- Gaji Pokok: Rp 5.040.000 per bulan.
- Tunjangan Jabatan & Representasi: Sekitar Rp 13.608.000 per bulan.
- Total Take Home Pay (Tetap): Sekitar Rp 18.648.000 per bulan.
Sebagai pejabat setingkat menteri, Dadan Hindayana Cs juga berhak mengantongi Tunjangan Kinerja (Tukin) yang nilainya bisa jauh
lebih besar tergantung capaian target program.
Fasilitas Mewah: Dari Rumah Dinas Hingga Protokol Keamanan
Tak hanya uang tunai, negara juga memanjakan Dadan Hindayana dengan sederet fasilitas kelas satu agar ia bisa bekerja fokus mengurus gizi rakyat, di antaranya:
- Rumah jabatan resmi yang mewah.
- Kendaraan dinas lengkap dengan sopir pribadi.
- Jaminan kesehatan (asuransi) kelas tinggi.
- Tunjangan operasional (listrik, air, komunikasi, dan keamanan).
- Biaya perjalanan dinas dan protokol pengamanan.
Usai dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto pada 2 Juni 2026, kini Dadan Hindayana resmi mengenakan rompi tahanan Kejagung.
Posisi Kepala BGN pun telah diisi oleh Nanik S. Deyang.
Berita Terkait
-
Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus
-
Hitung-hitungan Dapur yang Rusak Akibat Isu Dugaan Korupsi Proyek MBG
-
Proyek MBG Ditilep Kroni, Sebuah Pelajaran Berharga Mengenai Logika Culas
-
Dibongkar Kejagung, Terkuak Fakta Motor Listrik BGN Pesanan Dadan Hindayana
-
Ketika Makanan Anak Sekolah Jadi Ladang Rente, Sebuah Refleksi Dugaan Korupsi MBG
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset