LINIMASA - Ammar Zoni tengah menjadi sorotan setelah ditangkap polisi karena kedapatan memiliki narkoba berjenis sabu seberat satu gram.
Suami Irish Bella tersebut ditangkap di rumah kawasan Sentul, Bogor, pada Rabu (8/3/2023).
Pesinetron tersebut pun akhirnya mendekam di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Selatan. Ammar Zoni terlihat mengenakan pakaian tahanan berkelir oranye Polres Jakarta Selatan.
Ia sempat meminta maaf khususnya kepada sang istri, karena sudah melakukan kesalahan besar. Ammar terbukti positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.
Dibekuk polisi dengan kasus narkoba, menjadi kedua kalinya dialami pesinetron berusia 29 tahun tersebut.
Sebelumnya, pada 2017, Ammar pun sempat ditangkap polisi karena terjerat kasus penyalahgunaan ganja.
Urusan karier di dunia hiburan. Ammar tercatat memainkan beberapa judul sinetron di antaranya, 7 Manusia Harimau hingga Ikatan Cinta.
Di layar lebar, Ammar pun tercatat beradu peran dalam beberapa film, di antaranya Madu Murni (2022) dan Retak Gading (2014) bersama Christine Hakim dan Jajang C. Noer.
Namun tak banyak yang tahu, sebelum sukses sebagai artis, Ammar pernah menjadi buruh angkut pasir hingga membantu memanen getah di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Baca Juga: Tak Kunjung Jenguk Ammar Zoni, Irish Bella Pilih Lakukan Ini
Ammar mengungkapkan cerita kepedihan masa lalunya di kanal YouTube Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bertaju Minang Podcast yang tayang pada 4 Desember 2021, lalu.
Ammar berkisah, saat berusia 12 tahun, ia ditinggal pergi oleh ibunya untuk selamanya. Sang ibu dijemput yang maha kuasa.
"Kita mau dibawa bapak pindah ke Muaro Labuah, Solok Selatan. Terus saya memutuskan untuk tetap stay di Jakarta, tinggal sama tante. Adik-adik dibawa ayah ke Solok Selatan," ucapnya sebagaimana dilansir dari Ranah--jaringan Suara.com.
Saat Ammar muda berusia 16 tahun, ia pun akhirnya memutuskan untuk pulang kampung ke Muaro Labuh, Solok Selatan. Ammar pun tinggal bersama kakek dan neneknya.
"Tapi bapak pindah ke Jakarta. Saya tinggal di kampung. Saya harus belajar hidup, jadi saat itu saya tidak tahu kegiatannya mau ngapain," katanya.
Untuk bisa jajan, Ammar mengaku sempat menjalani profesi sebagai buruh angkut pasir hingga membantu kakeknya memotong getah.
Ammar muda berpikir dan merenung. Ia tak ingin kehidupannya berakhir seperti itu dan ingin terus berkembang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun