LINIMASA - Dunia cryptocurrency terus berkembang dengan dinamika yang unik, termasuk istilah-istilah seperti pemisahan (hard fork) dan penyebaran aset secara tiba-tiba (crypto airdrop).
Airdrop sekilas mirip dengan istilah giveaway atau pemberian hadiah cuma-cuma. Namun, giveaway tersebut biasanya berbentuk penyebaran aset kripto secara tiba-tiba dari sebuah entitas perusahaan kripto agar token kripto bersangkutan bisa dikenal banyak orang.
Untuk mengetahui lebih dalam terkait Airdrop dan Hard Fork, yuk simak penjelasan selengkapnya sebagaimana melansir laman Blockchain Media.
Crypto Airdrop
Crypto airdrop terjadi saat suatu mata uang digital baru secara tiba-tiba dikirimkan ke dompet para pemegang mata uang asli, seperti Bitcoin atau Ethereum. Penyebaran aset ini dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk tawaran pengembang atau hadiah dari acara seperti Initial Coin Offering (ICO).
Namun, penting untuk diingat bahwa airdrop cenderung tidak memberikan pemberitahuan sebelumnya kepada pemegang mata uang asli.
Walaupun pemegang mata uang asli mungkin terkejut dengan penambahan mata uang baru dalam dompet mereka, perlu diingat bahwa airdrop ini bertujuan untuk memperkenalkan mata uang baru kepada komunitas.
Namun, ada juga kritik terhadap airdrop, karena terlalu banyak penambahan mata uang baru dapat mengakibatkan kelebihan token di pasar, yang berpotensi memengaruhi harga dan kelangsungan mata uang baru tersebut.
Hard Fork
Baca Juga: Denny Sumargo Simpan Bukti Dugaan Pencemaran Nama Baik Dilakukan Verny Hasan
Hard fork terjadi ketika blockchain suatu mata uang digital mengalami pemisahan permanen, menghasilkan dua jalur yang berbeda. Proses ini umumnya dilakukan oleh pengembang dan kadang melibatkan komunitas pengguna serta penambang cryptocurrency.
Pemisahan ini terjadi ketika perubahan pada kode dasar blockchain menciptakan versi baru yang berbeda dari mata uang tersebut.
Contoh paling terkenal adalah hard fork Bitcoin yang menghasilkan Bitcoin Cash. Dalam pemisahan semacam ini, pemegang mata uang asli (contohnya Bitcoin) biasanya diberikan jumlah token baru (contohnya Bitcoin Cash) dalam jumlah yang setara dengan jumlah mata uang yang mereka pegang.
Perbedaan
Perbedaan antara crypto airdrop dan hard fork terletak pada tujuan dan hasilnya. Pemisahan menciptakan dua mata uang digital yang berbeda dengan fitur dan karakteristik yang mungkin berbeda.
Sementara airdrop hanya mendistribusikan mata uang baru kepada pemegang mata uang asli tanpa mengubah blockchain yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia