Beredar di media sosial unggahan yang diklaim sebagai video kerusuhan di wilayah Maluku Tenggara.
Penggunggah video ini menerangkan jika kerusuhan ini terjadi karena kelompok Kristen menyerang kawasan muslim di Maluku Tenggara.
Video ini diunggah di media sosial Twitter oleh akun bernama @NegeriKolam belum lama ini.
Dalam unggahannya, akun Twitter ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Terjadi kerusuhan di Kepulauan Kei Maluku Tenggara tepatnya di Elat Maluku, terjadi penyerangan dari kelompok Desa Mbombai memasuki pemukiman muslim di Kota Elat. Isu sensitif,"
"Kelompok Nasrani sudah memasuki kawasan muslim Elat Maluku Tenggara."
Dalam video yang beredar, tampak para warga membawa senjata menyerang perkampungan warga lainnya.
Tampak anggota TNI yang berjaga di salah satu rumah warga.
Hingga kini, video ini telah ditayangkan lebih dari 20 ribu kali. Video ini juga telah memperoleh ratusan suka dan ratusan retweet dari netizen.
Baca Juga: Jenderal Andika Pensiun Desember, DPR Ingatkan Pemerintah Segera Kirim Nama Calon Panglima TNI
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, video yang diklaim berisi peristiwa penyerangan kelompok Kristen ke kawasan muslim di Maluku Tenggara dapat dipastikan hoaks.
Narasi yang dibuat oleh pengunggah video dan isi video tersebut tidak saling berhubungan.
Faktanya, video tersebut identik dengan insiden bentrok antara Ohoi Bombay dan Ohoi Elat yang berada di Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara.
Video ini juga diunggah oleh kanal YouTube KOMPAS TV dan TV One pada 12 November 2022 lalu.
Berdasarkan penelusuran, bentrok tersebut dipicu karena perebutan kepemilikan lahan adat di wilayah perbatasan Desa Elat.
Warga Elat yang bentrok lantas memblokade jalan untuk mencegah warga Bombay memasuki lokasi lahan adat. Kedua warga desa ini lantas terlibat bentrok.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa video dengan klaim kelompok Kristen menyerang kawasan muslim yang berada di Maluku Tenggara adalah hoaks. Unggahan tersebut masuk ke dalam konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Harapan selalu Terlindungi, Ini Doa Bepergian agar Selamat Sampai Tujuan
-
Alasan Kuat Ambu Anne Gugat Cerai Dedi Mulyadi: Karena Saya Muslim dan Mengacu Kepada Syariat Islam
-
UMI Makassar Kirim 245 Mahasiswa Kedokteran ke Puskesmas Kota Makassar
-
Arti Cuaks, Bahasa Gaul Viral di TikTok dan Penggunaan Katanya yang Dipopulerkan Komedian
-
Balita Meninggal Tertabrak Truk, 82 Rumah Dibakar Massa
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lolos Saja Belum Pasti, Pelatih Malaysia Sudah Pasang Target Juara Piala Asia 2027
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
-
Solidaritas Mokel Berjamaah, Mengapa Jadi Tren?
-
3 Pilihan Cream Blush Murah untuk Pemula: Mudah Dibaurkan dan Tahan Lama!
-
Performa Gacor, Brentford Perpanjang Kontrak Keith Andrews hingga 2032
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026