Suara.com - Kata cuaks sedang viral di TikTok dan sosial media lainnya seperti YouTube dan juga Twitter. Akan tetapi, apa sih arti cuaks itu? Buat Anda yang masih bingung dengan kata cuaks, simak artikel ini sampai akhir karena akan ada penjelasanya.
Arti Cuaks
Kata cuaks menjadi viral sebagai bahasa gaul yang berkembang di sosial media sejak digunakan oleh kreator tiktok.
Dikutip dari berbagai sumber yang menyatakan bahwa kata cuaks awalnya dipopulerkan oleh stand up komedian, Tretan Muslim dan Coki Pardede. Dimulai dari membahas arti kata cuaks ini kemudian pembahasan tersebut mendapatkan respon dari netizen.
Arti kata Cuaks dalam KBBI
Yuk, kita bahas dulu ari kata cuak dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Ada dua arti kata cuak yang tercantum dalam KBBI sebagai berikut:
- cuak1/cu·ak/ ark n binatang (seperti kerbau, gajah) untuk memikat (gajah, kerbau liar) supaya dapat ditangkap
- cuak2/cu·ak/ ark a takut; gentar
Dari dua pengertian di atas, cuak bisa memiliki arti yang sangat berbeda tergantung konteks kalimatnya.
Contoh penggunaan kata cuaks
Contoh penggunaan kata cuaks di sosial media twitter adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Mengenal Arti Purel yang Viral di TikTok, Identik Dunia Malam dan Jasa Plus-plus
- Kamu makin semu aja buat aku, cuma bisa di lihat tapi gabisa di miliki. Cuaks.
- Terlalu cuek sampe kena peringatan cuaks.
- Dibilang gendutan sama cowo yang gapernah ajak cewenya makan HAHAHA. Cuaks.
- Solving problem kalo menyangkut pikiran manusia behh ribet, cuaks.
- Selamat melepaskan untuk kita yang berjuang tpi ga dpet feedback dari dia, cuaks.
- Wajar wanita jaman sekarang pada pamer body 18+ abis mau pamer apa lagi prestasi? Kan ngga punya, cuaks.
- Kita mah beda ga bisa disama samain, cuaks
- Nyari perhatian cowo lain aja kali ya, soalnya cowo sendiri gak perhatian, cuaks.
Masih banyak lagi contoh pengunaan kata cuak yang bisa dikutip dari sosial media. Kalau Anda buka twitter, coba saja ketikkan kata 'cuaks' di kolom pencarian, kemudian klik enter.
Laman twitter akan segera membukakan banyak sekali netizen yang ikut meramaikan kata tersebut. Kebanyakan contoh penggunaan kata cuaks menegaskan arti kata tersebut memiliki fungsi sebagai bahan ejekan.
Demikian itu arti kata cuaks dalam bahasa Indonesia. Kalau dilihat dari contoh bisa dilihat bahwa penggunannya diletakkan di akhir kalimat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?
-
Soal Vonis Laras Faizati, Ketua Komisi III DPR Sebut Bukti Manfaat Nyata KUHP dan KUHAP Baru
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi