/
Jum'at, 23 Desember 2022 | 09:39 WIB
Sutiaji, Wali Kota Malang (Suara.com)

Belum lama ini kebijakan dari Wali Kota Malang yakni Sutiaji jadi sorotan. Menurut penuturan Sutiaji, dirinya mewajibkan Lurah di seluruh wilayahnya untuk mengunduh aplikasi pesan MiChat

Hal ini dilakukan sebab Sutiaji menilai Malang sedang dalam kondisi darurat prostitusi online atau kekinian lebih dikenal dengan sebutan open booking order (BO)

Sutiaji menginginkan agar masyarakat paham bahwa secara tegas penyedia tempat prostitusi juga dapat dikenai sanksi sebab hal tersebut melanggar peraturan. 

Dikutip dari laman Instagram @ndorobei.official, Wali Kota Malang ini mengungkapkan kebijakan yang tuai kontroversi ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menyelamatkan moral bangsa. 

Seperti yang telah kita ketahui, di Kota Malang sendiri terdapat 5 kecamatan dengan 57 kelurahan. 


Ia berpendapat dalam penuturannya bahwa gerbarakan kebijakan tersebut nantinya diharapkan akan bisa memantau prostitusi onlie secara menyeluruh. 

Sutiaji juga berharap, kebijakan ini nantinya tak hanya diterapkan di Malang saja melainkan wilayah lainnya. 

Awalnya Sutiaji mengira jika prostitusi hanya ada di lokalisasi saja, namun belakangan ia menyebutkan bahwa sekarang praktik tersebut sudah terlalu menjamur dan mengancam dekadensi moral. 

Rencana kontroversi dari Wali Kota Malang ini kemudian menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Instagram @ndorobei.official.

Baca Juga: Permudah Akses Produk Kesehatan Masyarakat, Kimia Farma Mobile Kini Bisa Diakses di Livin Sukha

Tidak sedikit warganet mengaku cukup bingung dengan pernyataan Wali Kota Malang Sutiaji itu. 

"Bukan pak lurah yang download, tapi aplikasinya yang harus diblokir" sebut salah seorang warganet. 

"Chat, deal otw. Otw grebeg loh ya pak, bukan yang lain" imbuh warganet lain. 

"Kebijakan lain yang ini perempatan Kayutangan dibuat kayak Malioboto tapi lampunya terlalu mepet jadi too much, banyak aksi demo di beberapa titik vital menimbulkan kemacetan diam saja," protes warganet lainnya. 

Load More