Belum lama ini kebijakan dari Wali Kota Malang yakni Sutiaji jadi sorotan. Menurut penuturan Sutiaji, dirinya mewajibkan Lurah di seluruh wilayahnya untuk mengunduh aplikasi pesan MiChat.
Hal ini dilakukan sebab Sutiaji menilai Malang sedang dalam kondisi darurat prostitusi online atau kekinian lebih dikenal dengan sebutan open booking order (BO)
Sutiaji menginginkan agar masyarakat paham bahwa secara tegas penyedia tempat prostitusi juga dapat dikenai sanksi sebab hal tersebut melanggar peraturan.
Dikutip dari laman Instagram @ndorobei.official, Wali Kota Malang ini mengungkapkan kebijakan yang tuai kontroversi ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menyelamatkan moral bangsa.
Seperti yang telah kita ketahui, di Kota Malang sendiri terdapat 5 kecamatan dengan 57 kelurahan.
Ia berpendapat dalam penuturannya bahwa gerbarakan kebijakan tersebut nantinya diharapkan akan bisa memantau prostitusi onlie secara menyeluruh.
Sutiaji juga berharap, kebijakan ini nantinya tak hanya diterapkan di Malang saja melainkan wilayah lainnya.
Awalnya Sutiaji mengira jika prostitusi hanya ada di lokalisasi saja, namun belakangan ia menyebutkan bahwa sekarang praktik tersebut sudah terlalu menjamur dan mengancam dekadensi moral.
Rencana kontroversi dari Wali Kota Malang ini kemudian menjadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Instagram @ndorobei.official.
Baca Juga: Permudah Akses Produk Kesehatan Masyarakat, Kimia Farma Mobile Kini Bisa Diakses di Livin Sukha
Tidak sedikit warganet mengaku cukup bingung dengan pernyataan Wali Kota Malang Sutiaji itu.
"Bukan pak lurah yang download, tapi aplikasinya yang harus diblokir" sebut salah seorang warganet.
"Chat, deal otw. Otw grebeg loh ya pak, bukan yang lain" imbuh warganet lain.
"Kebijakan lain yang ini perempatan Kayutangan dibuat kayak Malioboto tapi lampunya terlalu mepet jadi too much, banyak aksi demo di beberapa titik vital menimbulkan kemacetan diam saja," protes warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
APBN Sudah Tekor Rp 54,6 T di Awal Tahun, Pengusaha Muda Tekankan Reformasi Pajak
-
Silsilah Keluarga Zahwa Massaid, Kini Pacaran dengan Jefri Nichol?
-
Jam Tangan Rp2,5 Miliar, Segini Gaji Gubernur Kaltim yang Minta Mobil Dinas Rp8,5 M
-
Gurita Bisnis Cristiano Ronaldo: Jualan Pakaian Dalam, Alat Pijat hingga Pemilik Klub
-
Ganti Depan atau Belakang Dulu Kawan? Cek Aturan Ban agar Aman Saat Lebaran
-
Spesifikasi Mewah Range Rover Autobiography, Calon Mobil Dinas Gubernur Kaltim
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim Sarifah Suraidah, Style Ala Noni Belanda Disorot
-
Tangguh di Area Tambang dan Kebun Sawit, 8,5 M Dapat Mitsubishi Triton Double Cabin Berapa Unit?
-
Penyebab Harga Saham BNBR Menguat Hari Ini, Bikin Bakrie Cuan