Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso dikabarkan saat ini dalam keadaa kritis usai usai memberikan vonis hukuman mati kepada terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo.
Informasi itu disebar oleh sebuah akun Youtube dengan 9,3 ribu pengikut yang menarasikan bahwa Hakim Wahyu Iman Santoso kritis karena diteror perwira bekingan Ferdy Sambo.
"Geger Malam Ini || Usai Diteror 3 Perwira Bekingan Sambo, Kini Kondisi Hakim Wahyu Kritis" begitu judul konten tersebut dikutip Mamagini.suara.com, Selasa (21/2/2023).
Tak hanya itu saja, akun YouTube bernama INEWS TODAY itu juga memasang dengan narasi sebagai berikut:
'HAKIM WAHYU IMAN SANTOSO KRITIS
BEGINI KONDISI HAKIM WAHYU USAI DI TEROR OLEH 3 PERWIRA BEKINGAN FERDY SAMBO'
Namun begitu, apakah benar Hakim Wahyu saat ini dalam keadaan kritis usai diteror 3 Perwira bekingan Ferdy Sambo?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran mamagini.suara.com, Narasi yang menyatakan Hakim Wahyu saat ini dalam keadaan kritis karena diteror oleh 3 Perwira bekingan Ferdy Sambo adalah narasi yang tidak benar.
Video tersebut juga sama sekali tidak memabahas tentang keadaan Hakim Wahyu yang kritis karena diteror.
Baca Juga: Yerin Baek Siap Gelar Konser di Jakarta pada Mei 2023, Jangan Terlewat!
Sehingga tidak ada keselarasan antara narasi yang ada pada judul dan thumbnail dengan isi video.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa konten yang menarasikan Hakim Wahyu dalam keadaan kritis karena diteror merupakan narasi yang mengandung informasi hoaks / kabar bohong.
Unggahan tersebut juga mengandung informasi yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Alasan Kejagung Ajukan Banding Perkara Ferdy Sambo Cs Usai Divonis Lebih Berat
-
Kamaruddin Minta Rumah Ferdy Sambo Dijadikan Museum: Jadi Pengingat, Bahwa Polisi Harus Memihak Rakyat
-
Hak Hidup di Konstitusi dan Bayang Hukuman Mati Ferdy Sambo
-
Disinggung Hotman Paris, Kejagung Bawa Kasus Sambo Soal Pergantian Tim JPU Perkara Narkotika Irjen Teddy Minahasa
-
Gaya Rambut Ferdy Sambo Jadi Sorotan Warganet saat Sidang Vonis Lalu, Ini Sejarah Gaya Mullet
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Ramalan Zodiak 15 April 2026, Ini 4 Zodiak Paling Beruntung dan Panen Peluang Emas
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
Jonatan Christie Optimistis Indonesia Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah