KPK baru-baru ini meluncurkan program kampanye anti suap dalam Pemilu 2024 yang dikenal dengan nama 'Hajar Serangan Fajar', pada Jumat, 14 Juli 2023.
Acara peluncuran program tersebut dihadiri oleh Hasyim Asy'ari, Ketua KPU, Rahmat Bagja, Ketua Bawaslu, Usman Kansong, Dirjen IKP Kominfo, dan perwakilan partai politik yang akan berpartisipasi dalam pemilu 2024.
Firli Bahuri, Ketua KPK, menyatakan bahwa berdasarkan data survei, praktik politik uang masih terus terjadi dalam penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, kampanye ini dianggap penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman.
Berikut lima fakta terkait usaha KPK dalam memerangi politik uang "serangan fajar":
1. KPK meluncurkan program kampanye anti politik uang 'Hajar Serangan Fajar' dalam Pemilu 2024.
2. Program ini dihadiri oleh Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Dirjen IKP Kominfo, dan perwakilan partai politik.
3. Ketua KPK, Firli Bahuri, mengungkapkan bahwa politik uang masih terjadi dalam pemilu berdasarkan hasil survei.
4. Riset internal KPK menunjukkan bahwa 72% narasumber, mayoritas perempuan, mengaku menerima politik uang dalam Pemilu 2019.
5. Kampanye 'Hajar Serangan Fajar' menargetkan ibu-ibu dan pemilih muda sebagai sasaran utama untuk edukasi antipolitik uang.
Baca Juga: 5 Fakta Nnana Onana: Kakak Andre Onana Kiper Buruan Manchester United, Pernah Main di Persis Solo
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes
-
9 Rekomendasi Lipstik Murah Terbaik untuk Bibir Hitam, Mulai Rp20 Ribu
-
Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga
-
2,35 Juta Nasabah PNM Mekaar Naik Kelas, Bukti Nyata Manfaat Pembiayaan dan Pemberdayaan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia