Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyoroti sikap Ketua KPK Firli Bahuri yang asik main Badminton saat penangkapan Kepala Basarnas (Kabasarnas) Marsdya Henri Alfiandi sebagai tersangka dugaan kasus suap proyek di Basarnas.
Menurut Novel, Firli memang punya "ilmu" untuk menghilang disaat sulit bak seorang ninja.
"Firli ini selain bermasalah, dia juga punya “Ilmu Ninja”, akan menghilang disaat sulit," kata Novel dari akun Twitter pribadi miliknya @nazaqistsha, Minggu (30/7).
"Lalu KPK mau tangani kasus2 mudah saja?," lanjutnya.
Secara terang-terangan Novel mengibaratkan bahwa KPK saat ini seolah sebuah sapu yang kotor.
Bukan sekedar kotor, bagi Novel pimpinan lembaga anti korupsi itu bahkan sudah rusak.
"Tidak mungkin membersihkan lantai dgn sapu kotor," kata Novel.
"Pimpinan KPK skrg ini, ibarat sapu sudahlah Rusak, Kotor pula," lanjutnya.
Adapun pernyataan yang disampaikan oleh Novel itu terkait sikap KPK yang meminta maaf terkait penetapan Marsdya Henri Alfiandi sebagai tersangka dugaan kasus suap proyek di Basarnas.
Baca Juga: Konser The Boyz 2nd World Tour: Zeneration Sukses Digelar di Jakarta, Simak Keseruannya
Wakil Ketua KPK Johanis Tanak mengatakan bahwa tim penyelidik KPK mungkin saja ada kekhilafan hingga kelupaan soal penanganan kasus yang melibatkan TNI.
"Kami paham bahwa tim penyelidik kami mungkin ada kekhilafan, ada kelupaan bahwasanya mana kala ada melibatkan TNI, harus diserahkan kepada TNI, bukan kita, bukan KPK yang tangani," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Kabasarnas: Apakah Hanya Bisa Diproses Lewat Hukum Militer?
-
Fungsi Puspom TNI, Satu-satunya yang Bisa Tersangkakan Anggota Militer?
-
Ribuan Personel TNI-Polri Bakal Jaga Ketat Laga Big Match Persija Vs Persebaya di SUGBK Malam Ini
-
Profil Asep Guntur Rahayu: Dirdik KPK Mundur Buntut Riuh Kasus Kabasarnas
-
Kronologi Lengkap OTT Kabasarnas: Jadi Tersangka, TNI Protes, KPK Ngaku Khilaf
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Aldi Taher Pamer Chat dengan AHY, Isi Percakapan Jadi Sorotan
-
LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis
-
Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Funiculi Funicula 2, Novel yang Mengajarkan Arti Melepaskan dan Menerima
-
3 Sepatu Lari Paling Nyaman untuk Easy Run dan Jogging Santai
-
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Apakah Ada Sunscreen Waterproof? 6 Produk Andalan Ini Bisa Dipakai Seharian
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar