/
Kamis, 17 Agustus 2023 | 15:59 WIB
Potret Dr. H. Suhadi, S.H., M.H. (Mahkamah Agung)

Beredar kabar tidak benar yang menyatakan bahwa Hakim Agung Suhadi diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena menerima 'amplop cokelat' dari Ferdy Sambo.

Narasi yang memuat unsur hoaks tersebut disebarkan oleh akun INFO VIRAL pada Rabu (16/8/23).

Dalam unggahannya, akun YouTube tersebut menggunakan judul yang memuat narasi hoaks sebagai berikut: "Mampus!! Hakim Suhdi Diperiksa KPK Hari Ini"

Dalam unggahan itu juga terdapat thumbnail berupa gambar yang telah direkayasa dengan narasi tidak benar sebagai berikut: "TERIMA AMPLOP COKLAT SAMBO HAKIM AGUNG SUHADI DI PERIKSA KPK HARI INI?"

Untuk diketahui, Hakim Suhadi merupakan ketua Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) yang mengubah vonis hukuman mati Ferdy Sambo jadi hukuman penjara seumur hidup.

Namun begitu, apakah benar Hakim Suhadi diperiksa KPK karena menerima amplop dari Ferdy Sambo?

CEK FAKTA:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Hakim Agung Suhadi menerima 'Amplop Cokelat' dari Ferdy Sambo.

Selain itu, hingga saat ini pada Rabu (16/8/23), tidak ada pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK terhadap Hakim Suhadi terkait penerimaan amplop dari Ferdy Sambo.

Baca Juga: Susunan Lengkap Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka Sore Ini

Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan '"TERIMA AMPLOP COKLAT SAMBO HAKIM AGUNG SUHADI DI PERIKSA KPK HARI INI?' merupakan narasi yang salah. Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More