"Pak aku bisa lihat nomernya lho..." timpal yang lainnya, bahkan menangkap layar momen ketika deretan angka diduga nomor ponsel Jokowi terlihat.
Meski begitu, angka pasti yang tertera di layar ponsel Anwar tidak terlalu terbaca kecuali angka +62 sebagai kode di bagian depan. Sebagian warganet juga yakin nomor tersebut diyakini bukan milik pribadi Jokowi.
Duh, ada-ada saja ya.
Anwar Ibrahim dan BJ Habibie Punya Hubungan Dekat
Pelantikan Anwar sebagai PM disambut baik oleh masyarakat Malaysia dan Indonesia. Apalagi karena Anwar memiliki rekam jejak kedekatan dengan sejumlah tokoh penting Indonesia, salah satunya Presiden ke-3 BJ Habibie.
Bahkan pada 2019 lalu, Anwar turut hadir dalam takziah yang digelar di kediaman Habibie sekitar sebulan setelah berpulangnya sang mantan presiden.
"Bagi saya, terus terang pak Habibie tidak sebagai seorang politisi. Dia seorang negarawan tetapi di akhir hayatnya memberikan suatu kesan tentang kerukunan hidup keluarga, kecintaan dan kasih dengan luar biasa," ujar Anwar dalam kesempatan itu.
Lebih lanjut, Anwar sempat memuji keberuntungan Indonesia karena pernah dipimpin oleh Habibie yang seorang teknokrat.
"Dia bergerak dari hati nurani. Dimensi manusiawi dan pembebasan politik dan melakukan reformasi dari awal. Habibie bukan aktivis. Dia ikhlas menyatakan harus melakukan dan mengusahakan perubahan," pungkas Anwar.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Akan Hadiri Silaturahmi Akbar Relawan di GBK Besok Pagi, Bakal Ada Arah Dukungan Capres 2024?
-
Jokowi Tunjuk KSAL Calon Panglima Pengganti Andika, Prabowo: Saya Kira Jelas Beliau Mampu
-
Jokowi Bakal Tebar 680.000 Rice Cooker Gratis Buat Masyarakat Miskin Tahun Depan
-
Soal Wacana Presiden 3 Periode, Gibran Diminta Beri Tahu ke Jokowi Agar Tidak Disebut Politisi Busuk
-
Rocky Gerung: Jokowi Mulai Khawatir, Jangan-jangan Ganjar kalau Head to Head dengan Anies Kalah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026