Malaysia telah resmi mempunyai perdana menteri baru, yakni Anwar Ibrahim. Keterpilihan sosoknya bukan hanya ramai di Malaysia melainkan juga di Indonesia.
Pasalnya sosok Anwar dikenal memiliki hubungan yang cukup baik dengan sejumlah elite politik Indonesia, salah satunya BJ Habibie.
Karena itulah tidak heran bila Anwar begitu semringah ketika dihubungi oleh Presiden Joko Widodo. Apalagi karena Jokowi adalah salah satu yang paling awal mengucapkan selamat atas keterpilihan Anwar.
Hal ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Twitter-nya, @anwaribrahim. Terlihat Anwar yang masih mengenakan pakaian formalnya menerima telepon dari Jokowi, yang bahkan kemudian dipasang dalam mode pengeras suara alias loudspeaker.
"Pemerintah atas nama seluruh rakyat Indonesia mengucapkan selamat atas terpilihnya yang mulia sebagai Perdana Menteri X Malaysia," ucap Jokowi, dikutip Suara Manado, Jumat (25/11/2022).
"Terima kasih, saya anggap ini suatu penghormatan jadi yang paling awal menelepon. Ini menunjukkan bahwa saya kekal sahabat sejati Indonesia," tutur Anwar merespons Jokowi.
Momen akrab Anwar dan Jokowi ini bahkan disambut baik oleh banyak warganet. Namun di sisi lain, momen ini juga membuat Anwar menjadi pembicaraan warganet.
Bagaimana tidak? Pasalnya Anwar diduga tanpa sengaja membocorkan rahasia besar Jokowi lewat video berdurasi 1 menit 26 detik unggahannya.
Rupanya warganet menyoroti ketidaksengajaan Anwar menunjukkan nomor ponsel yang digunakan Jokowi untuk menelepon. Meski tidak terlalu jelas, beberapa warganet meyakini layar ponsel Anwar memperlihatkan nomor kontak Jokowi.
"Apa PM kita baru aja nunjukin nomer Joko Widodo ke dunia?" celetuk akun Twitter @wymondTHFC11 yang seketika mendapat banyak atensi publik.
Cuitannya menuai perdebatan. Sebagian meyakini yang tertera adalah nama Jokowi, sementara lainnya merasa melihat deretan angka.
"Yeah, itu jelas-jelas +62 xxxxxxx," komentar warganet.
"Yah lupa ga disensor," ujar warganet.
"Pak itu nomor whatsapp Jokowi kelihatan wkwkwkwk," kata warganet.
"Memang udah standar bapak-bapak kalau telepon pasti loudspeaker ya," seloroh warganet lain.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Akan Hadiri Silaturahmi Akbar Relawan di GBK Besok Pagi, Bakal Ada Arah Dukungan Capres 2024?
-
Jokowi Tunjuk KSAL Calon Panglima Pengganti Andika, Prabowo: Saya Kira Jelas Beliau Mampu
-
Jokowi Bakal Tebar 680.000 Rice Cooker Gratis Buat Masyarakat Miskin Tahun Depan
-
Soal Wacana Presiden 3 Periode, Gibran Diminta Beri Tahu ke Jokowi Agar Tidak Disebut Politisi Busuk
-
Rocky Gerung: Jokowi Mulai Khawatir, Jangan-jangan Ganjar kalau Head to Head dengan Anies Kalah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru