Media sosial beberapa hari belakangan dihebohkan dengan kisah pria yang gagal nikah usai calon pengantinnya meminta mahar sertifikat rumah.
Pria bernama Ryan Dono tersebut mengaku awalnya persiapan pernikahan berjalan lancar. Hingga pada H-3 jelang pernikahan, pengantin perempuan bernama Yessy mengirimkan pesan terkait permintaan sertifikat rumah sebagai mahar alias mas kawin.
Permintaan ini tidak bisa dituruti oleh Ryan Dono, mengingat rumah yang akan mereka tempati setelah menikah adalah pemberian ibunya. Karena tidak bisa menyanggupi permintaan Yessy, Ryan dan keluarga pun membatalkan pernikahannya.
Terkait hebohnya pemberitaan soal mahar, pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah ikut berkomentar soal mahar dalam Islam.
"Sebaik-baiknya pernikahan adalah yang paling memudahkan maharnya, atau dalam hadis lain adalah perempuan yang baik adalah yang paling murah maharnya," ujar Gus Miftah dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @rumpi_gosip.
Kendati demikian, Gus Miftah menyebutkan bahwa hadis tersebut tak bisa dijadikan legitimasi agar laki-laki memberikan mahar murah.
"Tapi ingat laki-laki hadis ini jangan dijadikan legitimasi untuk memberikan hadis murah," kata Gus Miftah.
"Ini hadis diberikan perempuan untuk laki-laki, perempuan yang baik adalah perempuan yang memudahkan maharnya," tambahnya.
Gus Miftah juga menyebutkan bahwa jika memang mampu maka laki-laki perlu mencontoh bagaiaman Nabi Muhammad memberikan mahar kepada Siti Khadijah.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Pernah Tak Mau Pergi Bareng JK, Jokowi Maju Jadi Tameng
Berita Terkait
-
Bukan Sertifikat Rumah, Mahar Kaesang Pangarep untuk Erina Gudono Bikin Melongo, Padahal Anak Presiden!
-
Viral Pasangan Gagal Nikah karena Minta Mahar Sertifikat Rumah, Ini 4 Fakta Mas Kawin Menurut Syariat Islam
-
Cuma Play Victim? Heboh Kisah Wanita Batal Nikah H-3 Gegara Tuntut Mahar Sertifikat Rumah
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Saham BUMI Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Berapa Target Harganya?
-
Kalau Skin Barrier Rusak Harus Pakai Apa? Ini 10 Langkah Memperbaikinya
-
Polisi Bagi-Bagi Roti dan Air di Tengah Aksi Ribuan Guru Madrasah di Depan DPR
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Latihan 1.3 Halaman 30
-
5 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson, Harga Mulai Rp30 Jutaan
-
Menteri Ekraf Tinjau Cek Kesehatan Driver Gojek: Targetkan 136 Juta Rakyat Sehat di 2026
-
Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI
-
Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
-
Jam Berapa Pertandingan Persib Bandung vs Ratchaburi FC di AFC Champions League Two?