- PGM Indonesia unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (11/2/2026) dengan pengamanan ketat.
- Polda Metro Jaya mengerahkan 1.060 personel gabungan yang fokus pada pengamanan humanis selama berlangsungnya aksi.
- Kepolisian membagikan roti dan air mineral kepada peserta aksi, menekankan pendekatan persuasif tanpa penggunaan senjata api.
Suara.com - Aksi unjuk rasa yang digelar Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026), berlangsung dengan pengamanan ketat. Sebanyak 1.060 personel gabungan dikerahkan Polda Metro Jaya untuk mengawal jalannya aksi para guru madrasah tersebut.
Dalam foto yang diterima Suara.com, tampak ratusan guru mengenakan pakaian serba putih dan atribut madrasah berdiri tertib di depan pagar Gedung DPR. Spanduk tuntutan dibentangkan, sementara personel kepolisian berjajar rapi di sisi jalan.
Di sisi lain, sejumlah polisi juga terlihat membagikan roti dan air mineral kepada peserta aksi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan kepolisian mengutamakan pelayanan humanis selama pengamanan berlangsung.
“Pihak Kepolisian memberikan pelayanan kepada Aksi Unjuk Rasa dari Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia dengan memberikan roti dan air mineral,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Pendekatan serupa juga ditekankan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung kepada seluruh personel di lapangan. Ia meminta anggota memahami kondisi riil yang dihadapi saat pengamanan aksi massa.
“Seluruh personel harus mengutamakan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis,” ujarnya.
Reynold juga memastikan seluruh personel yang diturunkan tidak dibekali senjata api.
“Personel tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ucapnya.
Baca Juga: Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
Di sisi lain, Reynold turut mengimbau para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Massa diminta tidak memprovokasi pihak lain, tidak menutup jalan umum, serta menghindari tindakan anarkis agar aksi berjalan aman dan kondusif.
Berita Terkait
-
Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
-
Jeritan Hati Guru Madrasah di DPR: Gaji Rp300 Ribu, Jual Ayam Demi ke Jakarta hingga Sulit Akses P3K
-
Tak Terima Dituduh Asyik Dugem, Insanul Fahmi Bakal Laporkan Penyebar Video ke Polisi
-
Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI
-
Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan
-
Viral Maling Berjaket Merah Todongkan Senpi di Lenteng Agung, Polisi Buru Pelaku
-
Polisi Selidiki Dugaan Pidana Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
-
3 Langkah Taktis Dasco soal Krisis Penonaktifan BPJS PBI
-
Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Polres Tangsel Selidiki Unsur Pidana Kebakaran Gudang
-
Yaqut Cholil Qoumas Lawan KPK, Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji Digelar 24 Februari
-
Jeritan Hati Guru Madrasah di DPR: Gaji Rp300 Ribu, Jual Ayam Demi ke Jakarta hingga Sulit Akses P3K
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek