/
Rabu, 06 Juli 2022 | 00:02 WIB
Kemenparekraf

Metro, Suara.com- Potensi wisata alam, budaya, dan religi di Desa Wisata Ulakan di Sumatra Barat diharapkan mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat dan membuka peluang kerja lebih luas.

"Kami sangat terpesona dengan bukan hanya keindahan alam dan juga adat istiadat budaya tapi juga ada wisata religi," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Desa Wisata GTP Ulakan, Selasa (5/7/2022). 

Desa Wisata Ulakan merupakan salah satu dari 50 besar desa wisata terpilih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa yang memiliki jarak 14,5 kilometer dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ini memiliki daya tarik wisata berupa kawasan pesisir pantai dengan estuaria mangrove yang dikelola menjadi destinasi ekowisata dan edukasi Green Talao Park dengan daya tarik treking mangrove sepanjang 1,8 kilometer dan keanekaragaman hayati dan budaya masyarakatnya.

Kawasan ini juga tersinergi langsung dengan Makam Syekh Burhanudin sebagai pusat wisata religi di Sumatra Barat dan kawasan Taman Wisata Pulau (TWP) Pieh.

Selain itu, Desa Wisata GTP Ulakan juga memiliki tradisi/ritual basapa yaitu ritual yang dihadiri oleh para peziarah dari jamaah Syatariah di seluruh nusantara yang khusus datang ke kawasan wisata religi Makam Syekh Burhanudin Ulakan, tokoh penyebar agama Islam di Sumatra Barat. Selain itu, desa wisata ini juga memiliki beraneka ragam kesenian seperti kesenian randai Ulu Ambek, tari bagalombang, dan tambua tansa.

Sandiaga mengatakan dengan potensi wisata yang beraneka ragam itu maka perlu ada kolaborasi antara pihak-pihak terkait untuk mengembangkan potensi wisata yang ada. Menparekraf pun mengajak seluruh stakeholder di Sumatra Barat, khususnya di Kabupaten Padang Pariaman untuk berkolaborasi dalam meningkatkan potensi yang telah ada di Desa Wisata GTP Ulakan.

"Kita gali terus potensi untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja karena saya lihat banyak sekali lapangan kerja yang tercipta di sini. Karena ini adalah pariwisata berbasis komunitas," katanya.

Sandiaga mengungkapkan lewat pengembangan potensi wisata yang ada, diharapkan Desa Wisata GTP Ulakan bisa menjadi magnet bagi wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sumatra Barat. "Kita akan membuka penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke BIM, jadi ini akan kami realisasikan dalam waktu yang tidak lama lagi," ujar Sandiaga.

Baca Juga: Sesmenparekraf Promosikan Event Internasional di Indonesia

Load More