Thomas Doll tak yakin pemusatan latihan bakal meningkatkan performa awak Garuda Muda.
Menurutnya, para pemain muda itu seharusnya mengikuti pertandingan nyata di klubnya masing-masing kalau ingin meningkatkan skill maupun jam terbang di lapangan.
"Saya tak bicara sebagai manajer Persija. Tapi seharusnya pemain U20 itu tampil di Liga 1. Mereka akan berlatih dengan pemain seniornya seperti Yusuf Helal, Hanno Behrens, Ondrej Kudela, dan Krmencik,” kata Thomas Doll dalam konferensi pers jelang laga kontra Rans Nusantara, dikutip Metro dari Suara.com, Kamis (3/2/2023).
Thomas Doll melanjutkan, pemain-pemain muda Persija sendiri akan terasah kemampuannya bila ikut Liga 1 melawan bintang-bintang semacam Ilija Spasojevic, Ciro Alves.
Baca Juga: Selain Dimaafkan Rizky Billar, Pelaku Pengancaman Juga Dikasih Makan hingga Ongkos Pulang ke Aceh
“Jadi ada kompetisi. Itu level sangat bagus karena mereka tampil di hadapan 40 ribu penonton.”
Thomas Doll mengkritik kebijakan Shin Tae yong yang justru menggelar pemusatan latihan timnas tatkala Liga 1 bergulir.
“Ini (Liga 1) kompetisi bukan latihan saja. Sementara TC itu cuma latihan, latihan, latihan, tak ada kompetisi. Sekarang mereka TC. Saat Piala U20 juga TC lagi. Pulang balik, mereka tak merasakan kompetisi,” kecam Thomas Doll.
Gaya Shin Tae yong yang menggelar pemusatan latihan pun tak luput dari sasaran kritik Thomas Doll.
Menurut dia, pemusatan latihan seharusnya tak dilakukan saat liga domestik bergulir. Hal yang juga tak dilakukan di dunia sepakbola Eropa.
“Di Eropa, malah minta izin bisa tidak pemain U20 diberi waktu tampil di liga utama, di tim senior,” kata dia.
Thomas Doll lantas mempertanyakan kompetensi Shin Tae yong, “Pemain U20 butuh kompetisi. Saya rasa STY tak paham soal ini.”
Berita Terkait
-
4 Fakta Ribut-ribut Thomas Doll dengan TC Shin Tae-yong, Hingga Bilang Timnas Indonesia U-20 Tak Akan Berkembang
-
Anak Shin Tae-yong Curhat Terbebani Masuk Eks Klub Ayahnya di Seongnam FC, Lho Kenapa?
-
CEK FAKTA: Hugo Samir Rela Buang Paspor Brasil Demi Bela Indonesia, Kini Dipanggil Shin Tae yong
-
Kritik TC Shin Tae-yong, Thomas Doll Sindir Kondisi Sepak Bola Korea Selatan: Percaya Sama Saya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar