Ada beberapa hal membuat seseorang merasa perlu merokok. Bukan selalu berarti santai atau tidak peduli.
Dalam rekonstruksi kasus penganiayaan brutal yang dilakukan tersangka Mario Satriyo atas anak korban D pada JUmat (10/3/2023), anak berhadapan dengan hukum AGH kedapatan merokok.
Digantikan oleh pemeran dari tim penyidik Polda Metro Jaya mengingat AGH masih di bawah umur, terlihat aksi menyulut rokok serta mengisapnya saat tersangka melakukan tindakan aniaya secara keji.
Dikutip dari kanal News Suara.com, pakar piskologi forensik Reza Indragiri Amriel menanggapi rekonstruksi di mana AGH merokok meski masih berusia belia, 15 tahun penyebabnya belum tentu sikap santai.
"Merokok bisa karena santai, tegang atau cemas, atau pun pecandu," paparnya saat dihubungi jurnalis pada Senin (13/3/2023).
Ia menilai wajar jika AGH tidak bisa berbuat banyak saat terjadi penganiayaan brutal oleh seseorang yang disebut sebagai pacar.
"AGH kalah secara usia, fisik, dan psikis dari MDS. Wajar kalau ia takut, tidak berdaya, tidak mampu melakukan apa pun karena dalam penguasaan MDS," tandas Reza Indragiri Amriel.
Selain merokok, anak berhadapan dengan hukum dalam perkara penganiayaan mantan kekasihnya yang dilakukan pacarnya itu juga merekam kejadian, serta sebatas menadahkan tangan saat saksi N meminta agar pangkuannya dipakai menyangga kepala anak korban D.
Berita Terkait
-
Menyimak Peran AGH Saat Rekonstruksi yang Diperagakan Pengganti, Bagaimanakah Peluangnya Sebagai Terlindung LPSK?
-
Selain Mengakui AGH Hanya Adik, Mario Dandy Satriyo Sebut Baru Pacaran Sebulan
-
AGH Shocked di TKP Benar Adanya, Namun Tidak Menolong Korban yang Dianiaya Mario Dandy Satriyo
-
AGH Mesti Diteriaki Agar Mau Bantu Korban Penganiayaan, Saksi Sebutkan Ia Tidak dalam Posisi Menolong
-
Tidak Disangka, Mario Dandy Satriyo Mengakui AGH Cuma Adik Usai Menganiaya David Latumahina
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati