Narasi video ini maunya mengarahkan pemirsa soal Presiden AFA Claudio Tapia, namun apa daya yang diunggah malahan Presiden Argentina Mauricio Macri.
Metro Suara.com menyimak dari kanal YouTube, akun bernama JAGAT.ID mengunggah video berjudul "FIFA KE ARGENTINA, FEDERASI TIM TANGO BIKIN JENGKEL JOKOWI || TUAN RUMAH PIALA DUNIA U20".
Thumbnailnya adalah Presiden Joko Widodo disandingkan dengan Presiden AFA atau Persatuan Sepak Bola Argentina, Claudio Tapia. Tulisannya, "RESMI DITUNJUK FIFA ARGENTINA BERI PESAN MENOHOK BUAT JOKOWI". Tayang perdana kurang dari dua jam, sudah disaksikan 6.7K pemirsa.
Dalam narasi yang dibuka dengan wawancara Presiden Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA, Gianni Infantino menyatakan FIFA dikehendaki, Piala Dunia U-20 2023 mesti digelar.
Kemudian dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir disebutkan tupoksi PSSI adalah menyiapkan Timnas dan domain politik luar negeri Indonesia ada di Kemenlu.
Pidato Presiden Joko Widodo juga dikutip, "Tentunya kita harus menghormati keputusan FIFA, saya tahu keputusan ini membuat masyarakat kecewa, saya pun sama, juga merasakan itu. Kecewa dan sedih, tapi jangan menghabiskan energi untuk menyalahkan satu sama lain."
Narasi menyatakan FIFA memiliki kedaulatan dan menunjuk Argentina sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Penunjukan itu terjadi secara singkat setelah Indonesia dibatalkan sebagai tuan rumah. Dalam pernyataannya FIFA menyatakan bangga menunjuk Argentina dan menunjukkan kedaulatannya karena anggota memang banyak.
Narator bersuara perempuan selanjutnya menyatakan FIFA ingin menunjukkan kepada negara-negara lain agar tidak berani seperti Indonesia. Ingin menunjukkan tidak mau ada intervensi pemerintah dalam hal sepak bola. Jadi meski waktu mepet, bisa saja penyelenggaraan dipindahkan ke negara lain.
Mulai menit ke 5:22 narator kembali lagi kepada narasi awal, dengan kata "FIFA" dan "ingin" berulang-ulang laiknya proses brainwash. Bahwa Argentina terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. FIFA dengan bangga menyatakan Argentina menjadi host Piala Dunia U-20 2023.
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan langsung terlihat materi video tidak mendukung judul yang ingin disampaikan. Mayoritas cuplikan video yang diambil adalah pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Argentina, Mauricio Macri saat berkunjung ke Indonesia pada 2019.
Berlokasi di Istana Bogor (26/6/2019), masing-masing Presiden didampingi Ibu Negara. Presiden Mauricio Macri melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Indonesia sebelum berangkat ke Jepang untuk KTT G20 pada 28-29 Juni 2019 (sumber data: Kementerian Luar Negeri RI).
Sepanjang video juga tidak ada penjelasan sama sekali, termasuk dari sumber-sumber terverifikasi bahwa Presiden Joko Widodo jengkel. Yang benar beliau ikut sedih, yang cuplikannya terdapat dalam video ini, pada kalimat, "Tentunya kita harus menghormati keputusan FIFA, saya tahu keputusan ini membuat masyarakat kecewa, saya pun sama, juga merasakan itu. Kecewa dan sedih ...."
KESIMPULAN
Video memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content. Juga koneksi yang salah, karena judul, gambar, dan keterangan tidak mendukung konten. Sekaligus konten yang dimanipulasi, di mana presiden kedua negara dalam pertemuan lebih dari tiga tahun lalu (2019) disandingkan dengan isu yang tidak memiliki korelasi, yaitu soal penyelenggaraan ajang sepak bola dunia (2023).
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Baca Juga: Kisah Kutukan Nomor Punggung 7 di Manchester United
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Argentina Resmi Jadi Host Piala Dunia U-20 2023 karena Main Mata dengan FIFA dan Ketahuan Presiden RI?
-
CEK FAKTA: Geng Ferdy Sambo Datangi Sel Tahanan Richard Eliezer dan Main Hakim Sendiri?
-
CEK FAKTA: Mas Wali Kota Solo Akan Mengambil Langkah Hukum, Apa Hubungannya dengan AHY?
-
CEK FAKTA: Justin Hubner Batal Naturalisasi, PSSI Kantongi Nama Ini Sebagai Pengganti?
-
CEK FAKTA: Benarkah Mano Polking Terima Tawaran PSSI Gantikan Shin Tae-yong?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor
-
Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional
-
Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
-
Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru