Narasi mengungkap "kesaktian" negeri ini karena sudah ada data yang diklaim hasil pemungutan suara tahun depan.
Pemilihan Umum atau Pemilu Pemilihan Presiden RI akan berlangsung pada 2024, atau tahun depan. Saat ini, pihak-pihak yang bersangkutan tengah mengusung wakilnya yang akan maju kontestasi Pemilu 2024.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Twitter Bandung beautiful euyy (twitter.com/Bams27735590) pada 25 April 2023 mengunggah sebuah video berjudul, "INI DATA KPU HASIL PEMILU 2024, pemungutan suara belum dilakukan, hasilnya sudah ditentukan".
Narasinya, "*INI DATA KPU HASIL PEMILU 2024* *Luar biasa, negeri ini memang sakti, pemungutan suara belum dilakukan, hasilnya sudah ditentukan?* #rezimbejad"
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id, adanya video yang diklaim sebagai data Komisi Pemilihan Umum (KPU) hasil Pemilu 2024 yang sudah ditentukan sebelum pemungutan suara dilakukan adalah salah.
Faktanya, data di video itu bukan data hasil pemungutan suara Pemilu 2024. Data di video itu adalah data yang diklaim sebagai data pemilih serta dijual kepada forum online Breached Forums oleh akun Bjorka pada September 2022.
Tampilan awal video itu identik dengan foto tangkapan layar situs Breached Forums tempat Bjorka membuat artikel dengan judul "INDONESIA CITIZENSHIP DATABASE FROM KPU 105M" pada Selasa, 6 September 2022.
Di artikel itu, Bjorka juga menyertakan logo KPU. Foto tangkapan layar ini salah satunya dimuat di artikel berita berjudul "KPU Buka Suara Soal Dugaan 105 Juta Data Warga Indonesia Bocor" yang terbit di situs CNN Indonesia pada 6 September 2022.
Di artikel itu, Bjorka mengklaim memiliki 105.003.428 juta data penduduk Indonesia dengan detail Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, umur, dan lain-lain. Data pribadi itu dijual 5 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 7,4 juta (US1 = Rp 14.898,20). Semua data disimpan dalam file 20GB (uncompressed) atau 4GB (compressed).
Sedangkan dikutip Turnbackhoax.id dari PosKota, Bjorka melampirkan beberapa baris contoh data kependudukan yang dimilikinya. Selain itu, dia juga menyediakan tautan bagi yang ingin melihat sampel 2 juta data kependudukan yang dimilikinya.
Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos mengatakan jajarannya telah menganalisa dugaan kebocoran data dalam situs Breached Forums.
"Setelah kami analisa, koding yang dilakukan dalam situs yang dimaksud bukan merupakan data yang dimiliki KPU," ujar Betty Epsilon Idroos pada Selasa (6/9/2022).
Dalam keterangan itu, ia juga memastikan masih terus berkoordinasi dengan tim satuan tugas keamanan siber KPU mengenai hal ini. Ia menegaskan semua sistem informasi KPU masih kondusif.
Untuk unggahan Twitter Bandung beautiful euyy, faktanya bukan data hasil pemungutan suara Pemilu 2024. Data di video itu adalah data yang diklaim sebagai data pemilih yang dijual ke forum online Breached Forums oleh akun Bjorka pada September 2022.
KESIMPULAN
Video ini memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Joko Widodo Bongkar Politik Standar Ganda FIFA Soal Timnas Israel Piala Dunia U-20 2023
-
CEK FAKTA: Umat Muhammadiyah Lakukan Pengancaman di Kantor BRIN, Menuntut Andi Pangerang Hasanuddin Diproses?
-
CEK FAKTA: Istri Arteria Dahlan Drop Akibat Aset Kekayaan Disita Negara?
-
CEK FAKTA: Ternyata Vaksin Moderna Sudah Diproduksi Sebelum Pandemi COVID-19?
-
CEK FAKTA: Seluruh Harta Termasuk Mobil Mewah Disita, Kadinkes Lampung Reihana Wijayanto Mengenakan Baju Oranye?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan