Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengaku ia dan Anies Baswedan kini sudah tidak sejalan lagi dalam soal visi pembangunan Indonesia.
Pengakuan ini disampaikan Sandi saat ditanya wartawan soal kemungkinan ia bersanding dengan Anies di Pilpres 2024 dari kubu Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
"Saya ingin menyampaikan bahwa yang saya usung itu adalah percepatan pembangunan, bukan perubahan," kata Sandiaga di Senayan, Jakarta, Rabu kemarin (31/5/2023).
Sandiaga dan Anies adalah pasangan pemenang pemilihan gubernur Jakarta pada 2017 silam, sebelum Sandiaga mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden pada 2019 dan diangkat sebagai menteri oleh Presiden Jokowi setelah kalah dalam pilpres.
Anies Baswedan kini jadi calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang dibangun oleh Nasdem, PKS dan Partai Demokrat.
Sesuai nama koalisi ini, Anies mengampanyekan akan menjadi pemimpin yang mengubah visi pembangunan Jokowi jika ia jadi presiden.
Sandiaga di sisi lain mengaku mendukung percepatan pembangunan seperti yang kini dilakukan oleh Presiden Jokowi.
"Gagasan saya percepat pembangunan bukan mengubah, itu yang digarisbawahi," tegas Sandiaga Uno.
Lebih lanjut Sandiaga mengatakan percepatan pembangunan diperlukan karena Indonesia akan kehilangan momentum bonus demografi untuk memajukan bangsa jika pembangunan yang sudah dimulai Jokowi diubah kembali.
Indonesia, menurut Sandiaga, hanya memiliki waktu 15 tahun untuk meningkatkan capaian pembangunan dan ekonomi guna menjadi negara maju.
"Kalau kita ubah lagi arah pembangunan kita, kita nanti akan hilang waktu dan bonus demografi ini akan terkikis, sehingga tidak ada potensi, tidak tercapai target Indonesia maju di tahun 2045," tegas Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal