Korban mengalami luka sobek dan terus dipukuli meski sudah roboh di lantai.
Aktor serta model senior lelaki PG (64) dilaporkan ke kantor Polisi. Kasusnya adalah melakukan tindak penganiayaan berupa pemukulan terhadap sesama lelaki.
Dikutip dari kantor berita Antara, Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah salah satu bar kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (30/6/2023) malam.
Kasus penganiayaan ini dilaporkan oleh korban GDS (62) ke Polres Jakarta Selatan dan terdaftar dengan nomor LP/B/1981/VI/2023/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.
"Kejadian di salah satu bar kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat malam pukul 22.00 WIB," jelas korban berinisial GDS saat dihubungi di Jakarta, Minggu (2/7/2023).
GDS menyatakan telah membuat laporan kepada pihak Kepolisian untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Fendy, salah satu saksi sekaligus teman korban menyebutkan saat kejadian melihat korban mengobrol dengan kerabatnya di salah satu meja bar itu.
Kemudian, secara tiba-tiba PG datang memukuli korban.
"PG terus memukuli GDS, padahal korban sudah roboh di lantai," demikian jelas Fendy secara terpisah dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, belum mengetahui pemicu dari kejadian pemukulan itu. Sejak awal baik pelaku pemukulan dan korban tidak berinteraksi, duduk di meja terpisah saat berada di bar itu.
Akibat aksi yang dilakukan PG, GDS mengalami luka robek di bagian kepala, bawah mata, hidung sebelah kanan, serta patah tulang hidung.
Kondisi medis ini berdasarkan visum Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) yang menyatakan korban menjalani rawat jalan.
"Kemungkinan akan dilakukan operasi terkait patah tulang di hidung," lanjut Fendy.
Pihak Kepolisian tengah menindaklanjuti kasus penganiayaan yang dilakukan PG. Selain terkenal sebagai aktor film dan sinetron serta model senior, ia juga dikenal sebagai instruktur sekolah kepribadian.
Berita Terkait
-
Tim Sparta Polresta Solo Amankan Dua Pelaku Penganiayaan di Shelter Manahan
-
Mario Dandy Satriyo Menatap AGH di Sidang Pengadilan Penganiayaan Berat Berencana, Apa Daya Tidak Direspons
-
CEK FAKTA: Benarkah Rusia Bersama Beberapa Negara Islam Bakal Lenyapkan Israel karena Palestina Mengalami Penganiayaan?
-
Minta Pelaku Penganiayaan Berat Berencana Pikul Beban Sendiri-Sendiri, Jonathan Latumahina Gagalkan Adegan Drama Cium Kaki
-
Tega Lakukan Penganiayaan Brutal, Ini 5 Bukti Kondisi Emosi Mario Dandy Satriyo Berbeda Dibandingkan Umumnya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Ibu Niko Al Hakim Diduga Sindir Rachel Vennya, Singgung Cucu hingga Penjualan Rumah
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Meromantisasi Sabar Tanpa Batas Adalah Cara Halus Membuat Ibu Depresi
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah