Pengacara kondang Hotman Paris menyampaikan kabar gembira bagi para warga Indoonesia yang keluarganya meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat milik maskapai Indonesia lansiran Boeing beberapa waktu lalu.
Hal itu disampaikan Hotman Paris melalui sebuah video yang ia unggah di akun Instagram miliknya @hotmanparisofficial pada Sabtu (4/2/2023).
"Helo para warga Indonesia yang keluarganya pernah mengalami kecelakaan meninggal dalam kasus pesawat jenis Boeing beberapa tahun lalu," kata Hotman Paris.
Hotman Paris memaparkan, dalam kasus kecelakaan pesawat itu, pihak Boeing telah memberikan ganti rugi pada keluarga korban dari Indonesia.
Hanya saja, pengacara Amerika yang dipercaya para korban untuk mengurus ganti rugi di Amerika diduga melakukan penyelewengan dana.
"Baru-baru ini sudah ada berita di televisi tentang pengacara keluarga Indonesia yang mengurus ganti rugi kepada Boeing tapi uangnya sudah dikasih Boeing tapi si pengacara Amerika tersebut tidak dikasih kepada keluarga Indonesia," kata Hotman Paris.
Ia menambahkan, oknum pengacara itu kini tengah menjalani proses hukum di Amerika Serikat. Ia pun menyarankan keluarga korban untuk mengambil tindakan.
"Sekarang si pengacara Amerika tersebut sedang diproses hukum di Amerika. Jadi para keluarga yang belum menerima ganti rugi atas kecelakaan jatuhnya pesawat Boeing yang memakai pengacara tersebut agar segera menghubungi jalur yang tepat untuk itu," kata Hotman Paris.
Hotman Paris tak merinci mengenai kasus kecelakaan pesawat jenis Boeing yang menewaskan warga negara Indonesia tersebut.
Baca Juga: Wanti-wanti Mendag ke Penjual Minyak Goreng: Harga Dilarang Naik, Kalau Naik Nggak Boleh Jualan!
Namun pada 29 Oktober 2018 lalu, sebuah pesawat Boeing 737 Max milik Lion Air dengan kode penerbangan JT 610 jatuh di lepas Pantai Karawang. Insiden itu menewaskan 189 orang yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 5 kru.
Pada insiden itu, ada skandal seorang pengacara korban jatuhnya pesawat Boeing 737 Max di Indonesia pada 2018, Thomas Girardi, diduga telah menyalahgunakan uang kompensasi yang diperuntukkan bagi keluarga korban.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan