Kabar Indonesia yang gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Salah satu alasan Indonesia gagal menjadi Piala Dunia U-20 2023 yakni karna gelombang penolakan Timnas israel pada ajang sepak bola internasional itu.
Di tengah Indonesia gagal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 beredar klaim Cristiano Ronaldo mendukung Indonesia menolak Timnas Israel.
Sebuah video bahkan mengklaim Cristiano Ronaldo membela Jokowi mati-matian hingga melakukan hal ini ke FIFA.
“BELA JOKOWI MATI-MATIAN !!! CRISTIANO RONALDO LAKUKAN INI PADA FIFA …” tulis narasi video yang diunggah akun Facebook Dunia tarkam indonesia.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim Cristiano Ronaldo membela Jokowi mati-matian diunggah akun Facebook Dunia tarkam indonesia.
Video tersebut juga mengunggah thumbnail video berisi foto yang menampilkan Presiden Jokowi, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Cristiano Ronaldo bertemu.
Setelah dilakukan penelusuran, video yang menampilkan Presiden Jokowi, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Cristiano Ronaldo bertemu dengan klaim bahwa Cristiano Ronaldo membela Presiden Jokowi mati-matian merupakan konten yang dimanipulasi.
Video tersebut diketahui merupakan sebuah video editan. Foto dalam video yang menampilkan Presiden Jokowi, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Cristiano Ronaldo itu merupakan foto hasil editan ketika Presiden Jokowi dan Gianni Infantino bertemu di Istana Merdeka pada Selasa, 18 Oktober 2022 dan tidak ada Cristiano Ronaldo pada pertemuan tersebut.
Foto pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden FIFA Gianni Infantino yang identik dimuat di artikel berita berjudul
“Pesan Tulus Presiden FIFA untuk Indonesia di Depan Jokowi” yang dimuat di situs CNN Indonesia pada 18 Oktober 2022.
Kesimpulan
setelah dilakukan penelusuran tidak menemukan adanya pernyataan Cristiano Ronaldo terkait keputusan FIFA terhadap Indonesia.
Foto dalam video yang menampilkan Presiden Jokowi, Presiden FIFA Gianni Infantino dan Cristiano Ronaldo itu merupakan foto hasil editan.
Karenanya, dapat disimpulkan video tersebut merupakan konten dengan kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Inalillahi, Ustadz Adi Hidayat Wafat Saat Jadi Imam Sholat Tarawih, Benarkah?
-
Cek Fakta: Sri Mulyani Terbukti Ambil Uang Negara Rp300 Triliun, Kini Terancam Dipidana, Benarkah?
-
Cek Fakta: Jokowi Marah Besar, Arteria Dahlan Terancam Dipenjara, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Ustaz Abdul Somad Akui Kehebatan Ibu Ida Dayak, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Raja Salman Beri Sertifikat Pengobatan Ida Dayak di Arab Saudi, Benarkah?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak