Kabar mengenai salah satu peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin mempermasalahkan Muhammadiyah yang memutuskan Idul Fitri 1444 H belakangan sempat menyita perhatian publik.
Andi Pangerang Hasanuddin bahkan menyebut 'halalkan darah Muhammadiyah karena perbedaan penentuan 1 Syawal 1444 H atau hari Raya Idul Fitri.
Belakangan beredar klaim jutaan santri Muhammadiyah banjiri Jakarta siap mati membela Muhammadiyah. “MALAM INI JUTAAN SANTRI MUHAMMADIYAH BAJIRI JAKARTA,” tulis narasi unggahan video yang diunggah kanal YouTube Ruang Indonesia.
Lantas benarkan klaim jutaan santri Muhammadiyah banjiri Jakarta siap mati membela Muhammadiyah? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim jutaan santri Muhammadiyah banjiri Jakarta siap mati membela Muhammadiyah diunggah kanal YouTube Ruang Indonesia pada 29 April 2023.
Video yang hingga kini telah ditonton 47 ribu kali itu disertai gambar thumbnail video dituliskan bahwa mereka siap mati untuk membela Muhammadiyah.
Nemun, setelah menyaksikan video tersebut hingga akhir, tidak ada informasi yang menjelaskan mengenai aksi pembelaan yang disebutkan pada klaim video.
Narator dalam video hanya membacakan artikel yang diunggah Detik dengan judul “Peneliti BRIN yang Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah Dipolisikan di Jombang”.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kadinkes Lampung Dimiskinkan, Mahfud MD: Copot dan Tahan!
Pemberitaan yang diunggah 25 April 2023 ini berisi tentang Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jombang yang melaporkan peneliti astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin ke polisi.
Peneliti BRIN Andi dilaporkan buntut komentar dengan ancaman ‘halalkan darah semua Muhammadiyah’ di media sosial.
Bareskrim Polri saat ini telah menetapkan Andi sebagai tersangka dan menahannya buntut dari komentarnya tersebut.
Andi ditangkap pada Minggu, 30 April 2023 lalu. Peneliti BRIN itu diamankan di sebuah rumah kos di Jombang, Jawa Timur.
Sementara itu, Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Rizki Agung Prakoso menjelaskan Andi Pangerang dijerat dengan Undang-Undang ITE.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Sri Mulyani Digruduk DPR Usai Sebut Pemain Rp300 Triliun Sesungguhnya, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Tak Bisa Mengelak, KPK Temukan Uang Hasil Korupsi, Benarkah?
-
Cek Fakta: Demi Minoritas, PSI Gagalkan Pembangunan Masjid di Depok, Benarkah?
-
Cek Fakta: Maling Teriak Maling! Mahfud MD Tampar Mulut Romahurmuziy Hingga Begini, Benarkah?
-
Cek Fakta: Park Hang-seo Dibayar Rp32 Miliar Jadi Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?