/
Kamis, 18 Mei 2023 | 15:34 WIB
Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas di Sea Games 2023 Kamboja (pssi.org)

Sejumlah media Vietnam menurunkan artikel yang menyoroti soal dampak rusuh final SEA Games 2023 antara Timnas Indonesia vs Thailand

Laporan dari quochoitv.vn menyebutkan bahwa buntut dari aksi kekerasan yang terjadi final SEA Games 2023 membuat asosiasi sepak bola Asia, AFC turun tangan. 

Menurut laporan dari media Vietnam itu, insiden kekerasan di laga final SEA Games 2023 tidak bisa diterima pihak AFC. Bersumber dari laporan Reuters, juru bicara AFC dikabarkan geram dengan aksi kekerasan yang terjadi. 

Di laporannya itu, media Vietnam menyebutkan bahwa FA Thailand telah mengeluarkan statment resmi bahwa akan menghukum semua pihak yang terlibat rusuh di final SEA Games 2023. 

Laporan itu lantas singgung soal PSSI yang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. "Federasi sepak bola Indonesia belum mengeluarkan tanggapan resmi atas insiden tersebut,"

Media Vietnam lain, VN Express juga ikut memanasi situasi saat ini. Pihak media lokal Vietnam itu mempertanyakan kira-kira apa hukuman yang bakal diterima sepak bola Indonesia dan Thailand. 

"Meski medali SEA Games tidak hangus, namun pemain dan staf pelatih yang terlibat tawuran akan didenda. Dan pasti akan dilarang ikut kompetisi," tulis media Vietnam tersebut. 

Sementara itu media Vietnam lainnya, plo.vn dalam tajuk beritanya juga singgung kerusuhan di final SEA Games 2023. 

Dari laporan itu disebutkan bahwa wakil presiden FA Thailand, Yuttana Yimkarun yang juga manajer timnas Thailand U-22 di SEA Games 2023 memutuskan untuk mundur akibat rusuh tersebut. 

Baca Juga: Buntut Rusuh Final SEA Games 2023, AFC Bakal Hukum Thailand, Timnas Indonesia Ikut Ketiban Sial?

Load More