Sejumlah media Vietnam menurunkan artikel yang menyoroti soal dampak rusuh final SEA Games 2023 antara Timnas Indonesia vs Thailand.
Laporan dari quochoitv.vn menyebutkan bahwa buntut dari aksi kekerasan yang terjadi final SEA Games 2023 membuat asosiasi sepak bola Asia, AFC turun tangan.
Menurut laporan dari media Vietnam itu, insiden kekerasan di laga final SEA Games 2023 tidak bisa diterima pihak AFC. Bersumber dari laporan Reuters, juru bicara AFC dikabarkan geram dengan aksi kekerasan yang terjadi.
Di laporannya itu, media Vietnam menyebutkan bahwa FA Thailand telah mengeluarkan statment resmi bahwa akan menghukum semua pihak yang terlibat rusuh di final SEA Games 2023.
Laporan itu lantas singgung soal PSSI yang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. "Federasi sepak bola Indonesia belum mengeluarkan tanggapan resmi atas insiden tersebut,"
Media Vietnam lain, VN Express juga ikut memanasi situasi saat ini. Pihak media lokal Vietnam itu mempertanyakan kira-kira apa hukuman yang bakal diterima sepak bola Indonesia dan Thailand.
"Meski medali SEA Games tidak hangus, namun pemain dan staf pelatih yang terlibat tawuran akan didenda. Dan pasti akan dilarang ikut kompetisi," tulis media Vietnam tersebut.
Sementara itu media Vietnam lainnya, plo.vn dalam tajuk beritanya juga singgung kerusuhan di final SEA Games 2023.
Dari laporan itu disebutkan bahwa wakil presiden FA Thailand, Yuttana Yimkarun yang juga manajer timnas Thailand U-22 di SEA Games 2023 memutuskan untuk mundur akibat rusuh tersebut.
Baca Juga: Buntut Rusuh Final SEA Games 2023, AFC Bakal Hukum Thailand, Timnas Indonesia Ikut Ketiban Sial?
Berita Terkait
-
Buntut Rusuh Final SEA Games 2023, AFC Bakal Hukum Thailand, Timnas Indonesia Ikut Ketiban Sial?
-
Media Argentina Sudah Konfirmasi, PSSI Masih Ngeles soal Laga FIFA Matchday Juni
-
Senggol Dong Bos! 3 Klub Ini Harus Beli Ramadhan Sananta untuk Juara Liga Indonesia 2023-2024
-
Viral Pemain Timnas Thailand Buang Medali dan Boneka Sea Games 2023, Tak Terima Kalah?
-
Besok, Polisi Bakal Rekayasa Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman-Thamrin Jelang Arak-arakan Timnas U-22
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
Terkini
-
Ancaman Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
-
Makna Kebangkitan dalam Perayaan Paskah 2026, Simbol Harapan dan Kasih
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race
-
Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'
-
Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
-
Kepribadian Si Langkah Cepat : Apa yang Terbaca dari Cara Kamu Berjalan?
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru