Beredar video dengan narasi yang sebutkan ketua umum PSSI Erick Thohir melaporkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke polisi.
Anies Baswedan dilaporkan polisi lantara membatalkan FIFA Matchday antara Timnas Indonesia vs Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 19 Juni 2023.
"Murka !! Erik Tohir Akan laporkan Anies ke Polri Gara2 Suruh Batalkan Argentina Datang Ke Indonesia," tulis judul video yang diunggah akun Youtube MEDIA NASIONAL.
Pengunggah video juga tampilkan thumbnail disertai narasi sebagai berikut,
"Erik Thohir marah besar. Gara-gara Anies tak terima kedatangan Argentina,"
Pada thumbnail terdapat foto Erick Thohir, Anies Baswedan, jajaran pengurus PSSI dan eks ketum PSSI, Mochamad Iriawan.
Penelusuran:
Video berdurasi 5 menit 5 detik tersebut memuat informasi yang salah dan menyesatkan.
Pengunggah video tidak menampilkan bukti valid bahwa Anies Baswedan batalkan laga Timnas Indonesia vs Argentina.
Baca Juga: Cek Fakta: KPU & Bawaslu Sudah Dibayar Rp200 Miliar untuk Menangkan Ganjar Pranowo, Benarkah?
Di dalam video juga tidak terdapat informasi yang terverifikasi bahwa Erick Thohir melaporkan Anies Baswedan ke polisi.
Video hanya menampilkan potongan klip terkait Stadion JIS, dan persiapan timnas Indonesia yang akan melawan Argentina di SUGBK.
Dari awal hingga akhir video, narator dalam video tidak membahas perihal Anies batalkan laga Timnas Indonesia vs Argentina.
Kesimpulan:
Dari hasil penelusuran, video dengan narasi Anies Baswedan batalkan laga Timnas Indonesia vs Argentina merupakan salah satu jenis konten HOAX.
Berita Terkait
-
Dijual Hari Ini! Cek Link Pembelian Tiket Indonesia vs Argentina di Sini
-
Erick Thohir Ketiban Untung, Jadi Cawapres Unggulan Gegara Timnas Juara Sea Games
-
Cara Beli, Syarat dan Penukaran Tiket Indonesia Vs Argentina
-
Siap-siap War! Cara Beli Tiket Indonesia vs Argentina di Tiket.com
-
Cek Fakta: KPU & Bawaslu Sudah Dibayar Rp200 Miliar untuk Menangkan Ganjar Pranowo, Benarkah?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara