/
Rabu, 06 September 2023 | 00:03 WIB
Klaim mencari kesalahan Anies Baswedan sesulit mencari kejujuran Presiden Jokowi tersebut beredar melalui unggahan akun Facebook Kingkingbae. [IST]

Belum lama ini beredar kabar yang memperlihatkan cover majalah TIME  di dalamnya tertulis “MENCARI KESALAHAN ANIS SESULIT MENCARI KEJUJURAN JOKOWI”.

Klaim mencari kesalahan Anies Baswedan sesulit mencari kejujuran Presiden Jokowi tersebut beredar melalui unggahan akun Facebook Kingkingbae Kingkingbae pada 24 Agustus 2023 lalu.

“MENCARI KESALAHAN ANIS SESULIT MENCARI KEJUJURAN JOKOWI” tulis narasi akun Facebook tersebut sebagai judul unggahan itu.

Penjelasan Cek Fakta

Akun Facebook Kingkingbae memposting sebuah gambar cover majalah TIME. Dalam gambar tersebut terdapat narasi “MENCARI KESALAHAN ANIS SESULIT MENCARI KEJUJURAN JOKOWI”. Postingan tersebut diunggah pada 24 Agustus 2023 pukul 23.21.

Setelah ditelusuri gambar tersebut identik dengan gambar yang ada pada artikel antara.com berjudul “Jokowi “A New Hope” di sampul majalah TIME” Kamis, 16 Oktober 2014 07:26 WIB. Narasi pada cover yang asli adalah “A New Hope, Indonesian President Joko Widodo is a force for democracy”.

Hoaks gambar majalah TIME berjudul dengan narasi judul yang diubah merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Hal tersebut berdasarkan artikel pada website turnbackhoax.id pada bulan Juli dan Mei 2023.

Dengan demikian gambar cover majalah TIME telah disunting pada bagian narasi judul. Judul yang asli adalah “A New Hope, Indonesian President Joko Widodo is a force for democracy”, sehingga masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Kesimpulan

Baca Juga: Benarkah Megawati Soekarnoputri Sebut PDIP Tidak Butuh Suara Umat Islam?

Berdasarkan Penjelasan Cek Fakta di atas dapat disimpulkan jika klaim mencari kesalahan Anies Baswedan sesulit mencari kejujuran Presiden Jokowi adalah tidak benar.

Gambar cover majalah TIME telah disunting pada bagian narasi judul. Faktanya, judul yang asli adalah “A New Hope, Indonesian President Joko Widodo is a force for democracy”.

Karenanya, dapat disimpulkan konten tersebut juga termasuk dalam kategori konten yang Dimanipulasi.

Load More