Punggawa Garuda, Hulk diyakini bisa bawa hasil positif jelang laga melawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Hulk - sapaan dari Wahyu Prasetyo kembali mendapatkan panggilan untuk membela Timnas Indonesia.
Kali ini, bek PSIS Semarang tersebut akan membela Timnas Indonesia di ajang putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain 25 tahun ini akan mengarungi dua laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan melawan Irak dan Filipina. Kedua laga ini akan berlangsung di kandang lawan.
Pemanggila Hulk ke Timnas Indonesia mendapatkan dukungan dari Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Ia meminta Hulk untuk bisa membuktikan kualitasnya bahwa dirinya layak dipanggil ke Timnas Indonesia.
"Selamat ya Hulk (sapaan akrab Wahyu Prasetyo) atas pemanggilan timnas kesekian kalinya. Ambil ilmu sebanyak-banyaknya dan tunjukkan kalau Hulk layak tampil. Dan semoga timnas bisa mendapatkan hasil positif pada dua laga kualifikasi Piala Dunia," tutur Yoyok Sukawi dilansir dari laman resmi PSIS Semarang.
Tak cuma itu, pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius juga turut bangga Hulk mendapatkan panggilan Timnas Indonesia.
Ia meminta kepada bek 25 tahun tersebut untuk bisa mengambil pelajaran ketika berada di Timnas Indonesia.
Baca Juga: Kiper Filipina Neil Etheridge: Dulu Dibantai, Kini Jadi Rekan Setim Menantu Cristian Gonzales
"Saya ikut bangga karena sebagai seorang pemain, puncak kebanggaan tertinggi saat membela negara. Terus berproses dan melakukan improvisasi karena Hulk memang layak untuk mendapat pemanggilan Timnas," ungkap Gilbert Agius.
Adapun Timnas Indonesia akan melakoni laga melawa Irak di Basra International Stadium pada 16 November 2023. Lima hari setelahnya, skuad Garuda akan bertandang di Rizal Memorial Stadium untuk melawan Filipina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!