- Polri menyita 74 kilogram emas dari rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul pada 10 Juli 2026.
- Emas di rumah Febrie itu lebih berat dibanding emas Monas.
- Nilai emas dan tumpukan uang di rumah Febrie mencapai Rp476 miliar - rumah itu sendiri tidak ada dalam LHKPN sang penegak hukum.
Suara.com - Polisi pada Jumat (10/7/2026) membeberkan barang bukti yang disita dari beberapa lokasi terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN, dugaan korupsi PT Asabri periode 2020-2025, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Resources (KNI) yang menyeret nama Jampidsus Febrie Adriansyah.
Salah satu barang bukti yang disoroti adalah emas seberat 74 kilogram yang disita dari rumah Jampidsus Febrie di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tapi tahukah kalian, emas di rumah Jampidsus itu lebih berat dari emas Monas?
Ya, seperti dilansir dari laman Pegadaian, bobot seluruh emas yang terdapat di area Monas hanya 72 kg - lebih ringan dari emas yang ditemukan di rumah Febrie.
Jika yang dihitung adalah emas di puncak Monas, maka emas di rumah Jampidsus jauh lebih berat lagi. Alasannya karena emas di puncak Monas bobotnya hanya sekitar 50 kg, 24 kg lebih ringan dari emas di rumah pejabat tinggi kejaksaan itu.
Adapun sisa emas lainnya, yang berboot 22 kg, tersimpan di Ruang Kemerdekaan yang melekat di pintu gapura kemerdekaan burung Garuda Pancasila serta Kepulauan Indonesia.
Emas di rumah Jampidsus
Sebelumnya diwartakan Kortastipidkor Polri pada Jumat malam memamerkan barang bukti bernilai fantastis hasil penggeledahan dalam tiga perkara dugaan korupsi yang menyeret nama Jampidsus Febrie Adriansyah.
Di antara barang bukti itu terdapat 74 kilogram emas batangan, tumpukan uang rupiah, dolar Amerika Serikat, hingga dolar Singapura dipamerkan di hadapan publik sebagai hasil penyidikan gabungan yang tengah berlangsung.
Khusus dari rumah Febrie di Sentul, penyidik menyita emas batangan yang lebih berat dari Monas itu dan uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dan rupiah. Setelah dikonversi, total nilai barang bukti dari lokasi tersebut diperkirakan mencapai Rp476 miliar.
Baca Juga: KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga
Febrie sendiri sebelumnya sudah mengakui bahwa rumah di Sentul yang digeledah polisi itu adalah miliknya sejak lama. Tapi setelah ditelusuri oleh Suara.com, rumah itu tidak tercapat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sang penegak hukum.
Dalam LHKPN yang disampaikan Febrie ke KPK pada 7 Maret 2026, Febrie hanya melaporkan kepemilikan lima bidang tanah dan bangunan yang berada di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung.
Total kekayaan Febrie dalam LHKPN itu hanya sekitar Rp18,2 miliar, jauh banget dari nilai emas dan uang tunai yang ditemukan di kediaman sang penegak hukum di Sentul yang mencapai ratusan miliar rupiah di atas.
Penting dicatat bahwa belum diketahui pasti siapa pemilik emas batangan dan tumpukan uang di rumah Jampidsus di Sentul itu. Kepada wartawan pada Jumat Febrie mengatakan sebagai berikut:
"Dan mengenai uang tadi kan sudah saya jelaskan yang ditemukan, bahwa itu ada pemilik, bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga penerima kegiatan, itu bisa juga ditanya. Kemudian juga ada beberapa kegiatan bangunan yang bisa dicek. Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar, tetapi tentunya tidak melalui forum seperti ini, melalui forum acara mungkin yang sudah sesuai prosedur hukum."
Penjelasan Febrie di atas memang belum menjelaskan dengan terang soal kepemilikan uang dan emas di rumahnya. Yang saat ini kita tahu lebih pasti, emas di rumah Febrie lebih berat dari emas Monas.
Berita Terkait
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo
-
Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?