/
Selasa, 21 November 2023 | 13:25 WIB
Skuad timnas Filipina. (Twitter/@kenshirodaniels)

Tiga kelemahan Filipina yang bisa dieksploitasi Timnas Indonesia jelang duel keduanya di laga kedua grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Timnas Indonesia akan melanjutkan kiprahnya di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia saat berhadapan dengan Filipina.

Pertandingan antara keduanya pun akan berlangsung di markas Filipina, yakni Rizal Memorial Stadium, pada Selasa (21/11) petang WIB.

Jelang duel ini, kedua tim berambisi meraih poin penuh pertamanya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, usai keduanya ditumbangkan pada laga perdana.

Di laga perdana grup F, Timnas Indonesia harus bertekuk lutut dengan skor 1-5 saat bertandang ke markas Irak, Kamis (16/11).

Sedangkan Filipina tumbang saat melakoni laga perdana grup F dengan skor 0-2 di kandang sendiri saat menjamu Vietnam pada waktu yang sama.

Jelang laga ini, Timnas Indonesia berada di atas angin karena unggul Head to Head atas Filipina. Dalam 5 laga terakhir, skuad Garuda mampu meraih dua kemenangan dan hanya sekali kalah.

Guna meraih poin perdana di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia pun harus mengeksploitasi kelemahan Filipina untuk meraih kemenangan.

Kelemahan Filipina ini terlihat jelas saat tim berjuluk The Azkals itu tumbang dengan skor 0-2 dari Vietnam beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pandit Vietnam Ragu Park Hang-seo Tertarik Latih Timnas Thailand: Dia Sudah Tua

Apa saja kelemahan Filipina yang bisa dieksploitasi Timnas Indonesia agar bisa meraih kemenangan di grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia?

1. Pertahanan Sayap yang Lemah

Pada laga kontra Vietnam, kelemahan Filipina yang paling terekspos adalah pertahanan di sektor Fullback atau bek sayapnya.

Pada laga tersebut, Filipina digempur habis-habisan oleh Vietnam. Bahkan, dua gol yang bersarang ke gawang The Azkals berasal dari umpan silang lawan dari sisi pertahanan sayapnya.

Dengan kelemahan itu, Shin Tae-yong seharusnya bisa mengeksploitasinya dengan memainkan winger-winger cepat dan punya skill individu seperti Saddil Ramdani pada pertandingan nanti.

2. Lini Pertahanan yang Kurang Terorganisir

Di laga kontra Vietnam, lini pertahanan Filipina terlihat tak terorganisir sehingga memberi keuntungan bagi lawannya untuk mencetak gol.

Dalam satu momen, Vietnam mampu mencetak gol lewat buruknya koordinasi lini belakang dan gelandang bertahan Filipina.

Karena koordinasinya saat bertahan itu buruk, maka beberapa kali pemain Vietnam berada dalam posisi tak terkawal hingga punya peluang mencetak gol.

3. Lemah saat Mendapat Serangan Balik

Berkaca pada laga melawan Vietnam, Filipina terlihat lemah dalam menghadapi serangan balik atau counter attack yang cepat.

Di gol kedua Vietnam, terlihat pemain bertahan Filipina berada di luar posisi aslinya saat lawan mendapat umpan terukur di pertahanannya.

Bahkan, Filipina harus kebobolan dalam situasi 3 pemain vs 3 pemain. Kelemahan dalam positional play ini pun bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia yang punya keunggulan dalam counter attack.

Load More