Suara.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry berkunjung ke masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara. Kerry sempat diajak melihat-lihat masjid yang terletak di jantung ibu kota Jakarta itu selama 20 menit. Dia ditemani oleh Imam Masjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yaqub.
Dia juga mengikuti tata cara memasuki masjid seperti yang biasa dilakukan oleh umat Muslim yaitu melepas sepatunya. Ketika diajak berkeliling itu Kerry mengungkapkan kekagumannya kepada Masjid Istiqlal.
“Saya merasa terhormat bisa berada di sini dan saya berterima kasih kepada Imam besar yang mengizinkan saya datang,” kata Kerry, Minggu (16/2/2014).
Dia juga sempat melontarkan kalimat Assalamu alaikum, yang biasa diucapkan umat Muslim ketika saling bertemu. Pemerintahan Presiden Barrack Obama berusaha keras untuk memperbaiki hubungan dengan nergara Muslim, yang sempat memburuk ketika tentara Amerika menginvasi Irak pada 2003.
Obama, yang sempat menjalani masa kanak-kanal di Jakarta, juga sempat berkunjung ke Masjid Istiqlal pada 2010 saat datang ke Indonesia. Amerika Serikat dan negara Barat lain menyebut Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan juga sebagai jembatan ke negara-negara Islam. (AFP/ CNA)
Berita Terkait
-
Live Report: Suasana Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal
-
Detik-Detik Pencuri Disergap Saat Itikaf di Masjid Istiqlal, Berakhir Ricuh
-
Dari Wakaf Al Quran hingga Dialog Peradaban, Pesan Kebersamaan Menggema dari Masjid Istiqlal
-
Link Daftar Iktikaf di Masjid Istiqlal Sudah Dibuka, Kuota Terbatas Cuma 400 Orang
-
Intip Kemeriahan Berbuka Puasa di Masjid Istiqlal, Ribuan Jemaah Padati Pelataran
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara